Skip to main content

Kata Kadinkes Soal Biaya Cek Up Corona RS Wahidin

Kadinkes
Kadis Kesehatan Provinsi Sulsel, dr Muhammad Ichsan Mustari.(ist)

KABAR.NEWS, Makassar - Masyarakat Sulsel khususnya, terlebih Kota Makassar sempat dihebohkan dengan biaya cek up Covid-19 di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo yang mencapai Rp500 Ribu.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, dr Ichsan Mustari, tak menampik soal itu. Hanya saja, kata dia, biaya yang dipatok tersebut harus dijelaskan secara rinci agar masyarakat tidak salah paham.


Menurutnya, jika ada orang yang datang dengan mandiri tanpa gejala demam atau batuk, namun ingin memeriksakan diri, itu termasuk medikal chek up yang memang mengharuskan orang tersebut mengeluarkan biaya.


"Pengertian orang yang datang di RS Wahidin ini orang yang mau medikal cek up. Maka dilakukanlah pemeriksaan yang akhirnya biayanya sampai Rp380 Ribu (Sebelumnya Rp500 Ribu)," kata dr Ichsan, saat video konfrensi pers, Rabu (25/3/2020).


Namun, kata dia, berbeda dengan pemeriksaan untuk yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yang memang dibebaskan biaya cek up-nya.


"Yang ada saat ini pemeriksaan-pemeriksaan yang dilakukan oleh ODP atau PDP selama ini tidak berbayar (gratis) tapi harus atas indikasi dokter. Artinya dia datang dengan demam, batuk kemudian diperiksa, kalau memang ada gejala atau tanda pneumonia maka difoto rontgen jadi itu tidak dibayar semua," jelasnya.


BACA JUGA: 


"Berdeba dengan yang harus bayar karena mereka datang dalam kondisi ingin memeriksa dengan mandiri dia datang ini berbeda. Kalau dia datang secara mandiri ingin memeriksa dirinya tentu membayar karena tidak ada indikasi Covid-19," sambung dr. Ichsan.


Meski demikan, dr. Ichsan mengimbau kepada masyarakat Sulsel agar tidak terlalu khawatir atau panik yang berlebihan. Namun yang paling penting masyarakat harus tetap menjaga kesehatan dan berdoa agar tidak terpapar Covid-19.

 

"Kita tidak usah cemas tidak usah panik. Kalau tidak ada gejala-gejala tidak usah cemas seolah-olah ada gejala sehingga memeriksakan diri, kan begitu. Jadi yang penting jangan cemas jangan panik. Berdoa saja mudah-mudahan tidak terkena virus dengan itu (Covid-19). Kalau kita terkena Covid-19 pasti ada gejalanya. Jadi jangan proaktif berpikir bahwa jangan-jangan saya kena dan saya harus memeriksakan diri. Jika dalam kondisi seperti itu maka itu medikal cek up maksudnya," tandasnya.


Sebelumnya diberitakan, Kasubag Humas RS Wahidin Makassar, Rizki Dewi mengatakan, masyarakat yang ingin melakukan cek up dikenakan biaya setengah juta rupiah atau Rp500 ribu.


"Kalau baru 1 gejala nanti bisa langsung ke Private Care Center (PCC) lantai 1 pak, cek up. Biayanya kalau tidak salah sekitar 400-500," ucap Dewi saat di konfirmasi Kabar.News via Whatsapp, Minggu (22/3/2020).


Penulis : Darsil Yahya/B
 

 

loading...