Kasus Suap Penyidik, KPK Geledah Ruangan Azis Syamsuddin di DPR

Dibenarkan oleh Wakil Ketua MKD DPR RI

Kasus Suap Penyidik, KPK Geledah Ruangan Azis Syamsuddin di DPR
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. (Foto: Instagram/azissyamsuddin.korpolkam)






KABAR.NEWS, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pengembangan kasus suap yang menyeret penyidik dari Polri, Stepanus Robin Pattuju (SRP), sebagai tersangka. 

Kali ini, Tim Penyidik KPK menggeledah ruang kerja Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, di Jakarta, Rabu (28/4/2021). Politisi Partai Golkar itu diduga menjadi penghubung Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial untuk menyuap Robin.


"Benar, hari ini tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di Gedung DPR RI," kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta dikutip dari Antara.


Penggeladahan itu, kata dia, dalam rangka pengumpulan bukti-bukti terkait dengan kasus tersebut.


Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan, Habiburokhman, membenarkan kabar penyidik KPK akan menggeledah ruang kerja Azis Syamsuddin di Gedung Nusantara III, Gedung DPR, Jakarta.

“Iya benar (akan ada penggeledahan). Ini saya jalan ke DPR untuk mendampingi,” kata Habibirokhman kepada wartawan di Jakarta, Rabu malam.

Dalam kesempatan itu, dia belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai penggeledahan tersebut. Namun, ia memastikan pihaknya akan mendampingi penggeledahan kantor Syamsuddin, salah satu wakil ketua DPR yang juga sekaligus petinggi Partai Golongan Karya.

Sebelumnya Ketua KPK, Firli Bahuri, mengatakan, mereka akan mendalami peran serta kemungkinan keterlibatan Syamsuddin dalam kasus dugaan suap oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara wali kota Tanjungbalai pada 2020-2021.

Selain Stepanus, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yaitu Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial (MS) dan Maskur Husain (MH) selaku pengacara.