Kasus Perselingkuhan, Oknum Dokter RSUD Bantaeng Dilapor ke Polisi

Dokter berinisial FD dilaporkan ke polisi dengan disangkakan pasal perzinahan.

Kasus Perselingkuhan, Oknum Dokter RSUD Bantaeng Dilapor ke Polisi
Ilustrasi. (Foto: Internet)






KABAR.NEWS, Makassar - Kasus dugaan perselingkuhan dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anwar Makkatutu Bantaeng berinisial FD dengan pengusaha berinisial HH semakin berbuntut panjang. Istri HH, HN kini melaporkan FD ke Kepolisian Resort Bantaeng.  

Kuasa hukum HN, Sunanta Rahmat membenarkan jika kliennya telah melaporkan dokter di RSUD Anwar Makkatutu berinisial FD ke polisi. Pelaporan kliennya, kata Sunanta, terkit perselingkuhan FD dan HH.

"Oknum dokter FD dan pengusaha HH dilapor secara resmi oleh HN istri HH tersebut di ruang SPKT Polres Bantaeng dengan nomor laporan polisi LP-B/27/II/2021/sul-sel/Res.Btg tertanggal 16 Februari 2021," kata Kuasa Hukum HN, Sunanta Rahmat kepada KABAR.NEWS, Rabu (17/2/2021).

Sunanta mengatakan pasal disangkakan adalah perzinahan dengan bukti foto-foto dan video tidak sepantasnya dilakukan bukan suami isteri.

"Kita hormati proses hukum dan kami menunggu hasil penyidikannya. Bukti-bukti berupa foto dan vidio tersebut sudah kami perlihatkan ke penyidik Unit Perlindungan perempua dan Anak (PPA) Polres Bantaeng," tuturnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan perselingkuhan telah memasuki tahap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) di Inspektorat Bantaeng.

"LHP-nya sudah terkirim ke tim tindak lanjut," kata Kepala Inspektorat Bantaeng, M. Rivai Nur saat dikonfirmasi KABAR.NEWS via telepon, Senin (15/2/2021).

Rivai Nur mengungkapkan bahwa proses selanjutnya adalah pembentukan tim Ad hoc yang terdiri dari beberapa unsur terkait, yakni Inspektorat, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), RSU Prof Anwar Makkatutu dan bagian hukum Setda.

"Tim inilah yang melakukan pemeriksaan selanjutnya terkait Penerapan PP 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS," ucapnya. 

Penulis: Darsil Yahya/B