Skip to main content

Kasus Kematian Taruna ATKP, Polisi Bakal Periksa Orang Tua Aldama

Polrestabes Makassar
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Ujang Darmawan Hadi Putra.


KABAR.NEWS, Makassar - Polrestabes Makassar terus mendalami kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Aldama Putra Pangkolan. 


Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Ujang Darmawan Hadi Putra mengatakan bahwa pemeriksa sejumlah saksi masih akan terus dilakukan termasuk pemanggilan kepada kedua orang tuanya.


Baca Juga:


"Masih ada beberapa saksi yang belum dipanggil, termasuk kedua orang tua korban," ucap Kompol Ujang Darmawan saat ditemui di Mapolrestabes Makassar, Jumat (8/2/2019).


Ujang menerangkan bahwa pemanggilan terhadap kedua orang tua korban sedikit terlambat. Hal tersebut karena, pihak keluarga masih dalam kondisi berduka cita serta pertimbangan psikologis karena telah kehilangan putra terbaiknya.


"Karena kedua orang tua korban masih dalam kondisi duka dan pertimbangan psikologi juga sehingga belum dilakukan pemanggilan," katanya.


Sebelumnya diberitakan, Aldama Putra Pangkolan (19), meregang nyawa usai dianiaya oleh seniornya, Muhammad Rusdi di kampus ATKP Makassar Jalan Salodong, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu (3/2/2019) lalu. 


Ia dianiayai karena diduga tidak mengenakan helm saat masuk ke dalam kampus dengan mengendarai sepeda motor. Sebelum meninggal, korban sempat diberikan pertolongan pertama dan juga dilarikan ke Rumah Sakit Sayang Rakyat. Namun, karena luka pukulan ditubuhnya sehingga nyawanya tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

  • Lodi Aprianto

 

loading...