Kasus Dugaan Suap Nurdin Abdullah, KPK Geledah Rumah Pengusaha di Makassar

Rumah pemilik PT Purnama Karya Nugraha digeledah KPK.

Kasus Dugaan Suap Nurdin Abdullah, KPK Geledah Rumah Pengusaha di Makassar
Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah saat diumumkan menjadi tersangka kasus gratifikasi. (Foto: Screenshoot YouTube)






KABAR.NEWS, Makassar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kota Makassar dalam kasus dugaan suap yang menyeret nama Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif, Nurdin Abdullah. Kali ini rumah pemilik PT Purnama Karya Nugraha menjadi sasaran penggeledahan KPK. 

Juru bicara KPK, Ali Fikri membenarkan jika penyidik KPK melakukan penggeledahan sebuah rumah diduga pemilik PT Purnama Karya Nugraha di Kecamatan Mariso, Makassar. Ali Fikri mengungkapkan penggeledahan dilakukan masih dalam rangkaian penyidikan kasus suap gratifikasi menjerat Nurdin Abdullah. 

"Terkait Penyidikan dugaan TPK suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulsel TA 2020-2021," ujarnya melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS, Selasa (13/4/2021). 

Ali Fikri enggan mengungkapkan lebih rinci proses penggeledahan. Pasalnya, saat ini penyidik KPK masih melakukan penggeledahan di lokasi tersebut.  

"Kegiatan saat ini masih berlangsung dan perkembangannya akan kami infokan kembali," kata dia. 

Sebelumnya KPK telah melakukan pemeriksaan sejumlah pejabat di Sulsel, termasuk mantan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, Kepala Dinas PUPR Bulukumba, Rudy Ramlan, serta anak Nurdin Abdullah, Muhammad Fathul Fauzy. Selain itu, sejumlah politisi seperti Eric Horas, Ferry Tanriady.