Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Jelang Pencoblosan

Penambahan kasus bahkan mencapai 150 persen.

Kasus Covid-19 di Makassar Melonjak Jelang Pencoblosan
Ketua Tim Epidemologi Unhas Ansariadi (Kabarnews Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, Makassar - Kasus Covid-19 di Kota Makassar melonjak jelang hari pencoblosan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Makassar pada 9 Desember mendatang. Penambahan kasus bahkan mencapai 150 persen.

Hal ini diungkap Ketua Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Makassar, Ansariadi.Ia mengatakan kasus bertambah seiring dekatnya hari pemilihan. 

"Minggu lalu ada 315 kasus, dan minggu ini ada 461 kasus, terjadi kenaikan 150 persen," kata Ansaridi di Rujab Wali Kota Makassar, Senin, (7/12/2020).

Walau begitu Ansariadi mengaku belum berani mengklasifikasikan lonjakan kasus tersebut sebagai Kluster Pilkada, sebab tak ada identifikasi secara tepat mengenai kluster tersebut. 

"kita tidak bisa identifikasi yang mana sebenarnya dikatakan sebagai Kluster Pilkada, sebab mobilitas warga itu macam-macam. Pilkada, aktivitas ekonomi, dan pelonggaran sama-sama berkontribusi terhadap peningkatan kasus Covid-19," jelasnya

Kendati demikian, Ansariadi mewanti-wanti kenaikan kasus secara signifikan dari peningkatan kasus saat ini sebesar 150 persen. 

Olehnya itu, pihaknya tetap  menyarankan Pemerintah Kota Makassar intens melakukan pencegahan dan penanganan kasus, terlebih pada beberapa aktivitas di akhir tahun baik Pilkada maupun Hari Natal dan Tahun Baru.  

"Makanya kita imbau Pemkot kembali memassifkan pencarian orang yang tertular karena semakin masifnya kegiatan ini diibuka kembali.  Dan memastikan yang positif benar-benar melakukan isolasi, hanya itu kuncinya" pungkasnya.

Penulis :Fitria Nugrah Madani/B