Kapolda Sulsel: Tensi Politik Meningkat di Pilkada Barru, Makassar & Lutra

Siagakan pasukan

Kapolda Sulsel: Tensi Politik Meningkat di Pilkada Barru, Makassar & Lutra
Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam saat diwawancarai wartawan usai meninjau TPS di Kota Makassar. (KABAR.NEWS/Reza Rivaldy)

KABAR.NEWS, Makassar - Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam menyebut ada tiga daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020 menjadi perhatian pengamanan polisi. Tiga daerah itu yakni Pilkada Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Barru dan Kota Makassar.


"Kita dapat batuan personel lima SSK dari Brimob Nusantara, khususnya daerah yang dianggap perlu perbatuan. Utamanya Barru dan Makassar kita perkuat dan juga di Luwu Utara," kata Merdisyam, saat ditemui wartawan usai meninjau proses pemungutan suara di TPS Kecamatan Mariso, Kota Makassarz Rabu (9/12/2020) siang.


Menurut Merdisyam, tensi politik yang paling terlihat meningkat terjadi di Pilkada Kabupaten Barru dan Kota Makassar. 

"Sampai sejauh ini, tensi meningkat memang iya. Tapi saya yakin dengan kesadaran masyarakat seluruh pasangan calon juga berkomitmen kuat untuk sama-sama menjaga kondusifitas ini," ujarnya.


Kata Merdisyam, terdapat 9.798 Tempat Pemungutan Suara di 12 kabupaten/kota di Sulsel. Semuanya itu telah dijaga ketat dan dikawal oleh personel ribuan personel TNI-Polri.


"Kita sudah menyiapkan pihak keamanan, hampir keseluruhan bersama-sama unsur TNI-Polri, yang kurang lebih hampir 11 ribu personel," pungkasnya.


Sebelumnya, data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang dirilis Bawaslu Sulsel per November 2020 menunjukkan Pilkada Makassar menjadi salah satu daerah rawan pelanggaran dan atau konflik dalam konteks sosial politik. 


Penulis: Reza Rivaldy/B