Skip to main content

Kantor Hanya Berjarak 1 Km, Bawaslu Pilih Periksa Bupati Sinjai di Rujabnya

andi seto
Bupati Kabupaten Sinjai, Andi Seto Gadista Asapa. (IST)

KABAR.NEWS, Sinjai - Bawaslu Kabupaten Sinjai telah memeriksa atau meminta klarifikasi Bupati Andi Seto Gadhista Asapa, terkait dugaan pelanggaran tindak pidana Pemilu karena berfoto salam 2 jari, Senin (18/3/2019). 

 

Pemeriksaan Bupati Seto terkesan tertutup, karena tanpa pemberitahuaan dan dilakukan di rumah jabatan bupati yang hanya berjarak kurang-lebih 1 kilometer dari kantor Bawaslu Sinjai.

 

Komisioner Bawaslu Sinjai, Saefuddin membenarkan bahwa Andi Seto dimintai klarifikasi di Rujab. Pemeriksaan tak digelar di kantor Bawaslu karena Seto beralasan sedang sibuk.

 

"Jadi terkait permintaan Klarifikasi itu tidak mesti dikantor dilakukan dinda, disini tidak adaji pengecualian," ujar Saefuddin saat dihubungi KABAR.NEWS, Selasa (19/3/2019).

 

Saefuddin menjelaskan, Bupati Seto diperiksa usai menunaikan salat Isya pada Senin malam. Selama proses klarifikasi pemeriksaan itu, Bawaslu mengajukan 20 pertanyaan kepada politisi Partai Gerindra tersebut berkaitan dengan foto salam 2 jari yang telah dilaporkan ke Bawaslu Sinjai.

 

"Mengenai hasilnya nanti setelah pembahasan kedua di Sentar Gakkumdu, apakah memenuhi unsur atau tidak," tutupnya.

 

Sementara Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa yang dimintai komentar terkait klarifikasi pemeriksaan tersebut, belum menjawab pesan singkat dari KABAR.NEWS hingga berita ini ditayangkan.

 

•Syarif