Skip to main content

Kantongi Data, Polda Sulsel Proyek Bedah Rumah Rp96 Miliar

Polda Sulsel

 


KABAR.NEWS, Makassar - Tim penyelidik Polda Sulsel terus dalami kasus dugaan korupsi penyimpangan dana proyek bedah rumah di Sulsel tahun anggatan 2017-2018 senilai Rp96 miliar. 


"Sudah ada beberapa dokumen kegiatan tersebut, yang telah ditemukan oleh penyelidik," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sulsel, Kombes Pol Yudhiawan Wibisono, Kamis (18/10/2018).


Baca Juga: 


Adapun dokumen yang telah dilantongi penyelidik, yakni berupa data rekening koran, LPJ (Laporan PertanggungJawaban) kegiatan hasil rembuk warga. Data yang telah dikantongi tersebut menurut Yudhiawan, akan dijadikan petunjuk awal dalam mengusut kasus tersebut.


Selain itu juga pihaknya juga, akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang dianggap mengetahui dan terlibat dalam proyek itu untuk dimintai klarifikasinya.


"Kita masih masih terus menggali informasi informasi yang ada, untuk menemukan ada tidaknya peristiwa pidana dalam proyek itu," tandasnya.


Terpisah, Direktur Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Abdul Muthalib, mengatakan mesti memaksimalkan penyelidikan kasus ini.


"Kalau Polda maksimalkan penyeleidikan kasus ini, seharusnya bisa segera ditingkatkan ke tahap penyidikan," kata Muthalib.


Sebab menurutnya dokumen persyaratan penerima, harusnya bisa dijadikan pedoman penyidik, untuk menemukan tindak pidananya.


"Modusnya bisa jadi ada dana yang diterima itu tidak utuh, atau ada potongan fee," tandasnya.


Misalnya yang kata dia, seharusnya diterima Rp15 juta, yang diterima, oleh masyarakat hanya Rp10 juta. 


"Bisa saja banyak modus seperti ini dan saya kira, penyidik pasti menemukan modus tersebut," cetusnya.


Diketahui, proyek di bawah leading sektor SNVT Penyediaan Perumahan Rakyat Kementerian PUPR ini, diusut lantaran diduga ada terdapat penyimpangan dalam pengelolan anggaran proyek bedah rumah di Sulsel tahun anggatan 2017-2018 senilai Rp 96 miliar. 


Dimana indikasi dugaannya ada kongkalikong dalam pembelian bahan, di salah satu toko bahan bangunan. Selaku penyedia pasokan barang untuk proyek bedah rumah tersebut.


Ada sekitar 6.400 unit rumah penerima bantuan, yang ada tersebar di 15 kabupaten/kota di Sulsel yang keciprat dana bantuan tersebut. Dana yang digelontorkan sebesar Rp96 miliar.

  • Andi Frandi


loading...