Kajari Tator Edukasi Siswa SMAN 1 Makale Pendidikan Anti Korupsi

Program jaksa masuk sekolah

Kajari Tator Edukasi Siswa SMAN 1 Makale Pendidikan Anti Korupsi
Kegiatan jaksa masuk sekolah di SMAN Negeri 1 Tana Toraja, Makale, Selasa (16/11/2021). (KABAR.NEWS/Febriani)












KABAR.NEWS, Makale - Kejaksaan Negeri Tana Toraja (Kejari Tator) melaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMA Negeri 1 Tana Toraja, Makale, Selasa (16/11/2021).


Kajari Tator Erianto L. Paundanan dalam sambutannya mengatakan, hari ini adalah momen yang sangat penting dan momen yang sangat bersejarah bagi dirinya.


"Hari ini adalah momen yang luar biasa bagi saya, karena saya sebagai alumni SMA Negeri 1, ini sebuah jalur karena sudah sekian puluh tahun tamat dan baru kali ini saya bisa datang silaturahim bertemu bertatap muka dengan anak-anakku disini dan kepala sekolah dan guru," ucap Erianto.


Erianto yang merupakan Alumni SMA 1 Tator ini mengingatkan kepada siswa untuk benar-benar menggunakan waktu belajar dengan baik, sehingga apa yang diimpikan dapat tercapai.


"Berbicara tentang alumni, saya dan kepala sekolah kalau tidak belajar dengan baik dan meraih prestasi dengan baik juga, maka kami tidak akan berada di sini. Maka dengan itu kami meminta kepada adik-adik untuk belajar dengan baik dan mempersiapkan diri untuk menghadapi fenomena yang sudah modern ini," ungkap Erianto.


Erianto juga menekankan kepada siswa untuk dapat memiliki karakter atau akhlak yang bagus, memiliki kompetensi dan memiliki keterbukaan wawasan.


"Kehadiran saya di sini bertujuan untuk memberikan motivasi supaya siswa-siswi lebih giat belajar karena ke depannya yang dibutuhkan adalah generasi yang cerdas, memiliki karakter, kompetensi dan wawasan yang bagus karena pola kehidupan dan perubahan persaingan semakin ketat. Maka itu, saya berharap semoga siswa-siswi ini semakin bagus dan menghasilkan anak bangsa yang semakin cerdas dan menjadi pemimpin di kemudian hari," harap Erianto.


Kepala Sekolah SMA 1 Tator Hardhy Zulkifly menyambut baik kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan ucapan terima kasih untuk program jaksa masuk sekolah yang pertama kali digelar di sekolah-nya.


"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena dengan adanya jaksa masuk sekolah itu, memberikan arahan bagaimana pentingnya pemahaman tentang peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia, khususnya bagi siswa yang bisa memahami tentang ketaatan - ketaatan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucap Hardhy.


Diakui Hardy bahwa, sekarang dalam situasi yang perkembangan teknologi, program JMS sangat membantu siswa untuk bagaimana tata cara beretika dan mengikuti aturan-aturan tata cara memberikan informasi-informasi di media sosial.


Menurut Hardhy, JMS ini merupakan langkah awal untuk menanamkan sikap atau pemahaman tentang aturan-aturan hukum bagi siswa dan berharap kegiatan ini terus dilanjutkan.


"Kesempatan awal kami ini dapat bertemu dengan kejaksaan dengan mengharapkan Kepala Kejaksaan dapat bersedia hadir kalau kami undang untuk jadi pembina upacara untuk menyampaikan arahan, pembinaan dan program-program pemerintah," tuturnya.


Penulis: Febriani/A