Jurnalis di Jeneponto Polisikan akun Facebook karena Komentar "Berita Sampah"

Dianggap sebagai pelecehan terhadap karya jurnalis

Jurnalis di Jeneponto Polisikan akun Facebook karena Komentar "Berita Sampah"
Ilustrasi Facebook. (Pexels)






KABAR.NEWS, Jeneponto -  Jurnalis media online Cakrawalainfo,co,id Pupunk melaporkan akun Facebook bernama Riswan Dy ke Kepolisian Resort (Polres) Jeneponto, Sulawesi Selatan, Jumat (22/10/2021).


Pupunk diketahui menulis sebuah berita dengan judul "Tiang Listrik PLN Jeneponto Dikeluhkan karena Berada di Tanah Milik Warga, Sudah Kerap Dilapor Tapi Tak Direspon".


Berita tersebut kemudian dibagikan ke grup Facebook bernama Info Kabupaten Jeneponto. Di grup itu, Riswan mengomentari berita tersebut dengan nada kebencian, fitnah dan dinilai melecehkan profesi jurnalis.


Dari hasil penelusuran, Riswan mengomentari postingan Facebook tersebut pada Kamis (21/10/2021). Sedikitnya dua kali Riswan berkomentar yang dianggap menjatuhkan wartawan.


"Entah apa yang merasuki mu jurnalis...tiang listrik aja keberatan, tpi sygnya anda belum mensyukuri nikmat dri tiang listrik tersebut...jelas berita sampah," demikian komentar akun tersebut.


Komentar Riswan yang sarat pelecehan itu dibuatnya sebanyak dua kali dengan kata-kata berbeda. Tulisan tersebut dinilai sangat merugikan para jurnalis khususnya yang bertugas di Butta Turatea.


"Org tidak tahu diri ini yang menulis," tulis Riswan Dy di kolom komentar. Belakangan diketahui pemilik akun Facebook ini merupakan warga Kecamatan Arungkeke, Jeneponto.


Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Jeneponto, Syarief yang turut mendampingi Pupung ke Polres Jeneponto menyayangkan adanya oknum yang tidak beretika dalam menggunakan media sosial Facebook.


"Setelah kami membaca komentar pemilik akun Facebook Riswan Dy yang telah di-screenshot oleh wartawan Cakrawalainfo, Pupung, komentarnya sangat menghina karya jurnalis. Kalau dimaknai dia menganggap bahwa berita yang dikomentari itu adalah sampah," kata Syarief.


Syarief berharap pihak kepolisian dalam hal ini Polres Jeneponto dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut, "Semoga Pihak Kepolisian dapat sesegera mungkin menindak lanjuti laporan tersebut agar tidak menimbulkan kegaduhan bagi para insan pers," harapnya.


Penulis: Akbar Razak/B