Skip to main content

Jubir Prabowo-Sandi tak Percaya Survei CRC, RPG: Karena Ada Kekalutan

PDIP Sulsel
Wakil Sekretaris TKD Jokowi-Ma'ruf Amin, Rudy Pieter Goni.


KABAR.NEWS, Makassar - Tensi politik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 meningkat. Sejumlah lembaga survei mengunggulkan pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin dibandingkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. 


Terbaru Celebes Research Centre (CRC) merilis elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin sebesar 51,6 persen, dan Prabowo-Sandiaga sebesar 31,7 persen. 


Baca Juga:


Munculnya rilis tersebut ternyata tidak serta merta diterima kubu Prabowo-Sandiaga di Sulawesi selatan (Sulsel). Juru Bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Andry Arief Bulu (AAB) menyebut lembaga Celebes Research Center (CRC) adalah surveyor sekaligus tim sukses capres Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf). 


Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin di Sulsel, Rudy Pieter Goni (RPG) mengaku tak seharusnya kubu Prabowo-Subianto meragukan hasil survei dari sejumlah lembaga termasuk CRC. Ia mengaku Surveyor pasti menjaga kredibilitasnya 


"Bagus tentunya apabila jelas posisi surveyor, daripada yang tidak jelas lembaganya. Apalagi CRC adalah anggota dari Persepsi (Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia)," sebutnya.


"Terkadang kita susah menerima hasil survei yang memang demikian adanya, karena ada kekalutan di dalamnya. Ada rasa tidak percaya atas mimpi yang dibangun selama ini ternyata seperti itu saja hasilnya. Sehingga yang terjadi adalah menafikan hasil lembaga survei tersebut," paparnya. 


RPG yang tak lain Sekretaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulsel menegaskan berbeda jika hasil survei yang menguntungkan dan mengunggulkan Prabowo-Sandiaga. 


"Saya yakin jika hasil survei keunggulan pihaknya, pasti akan cepat direspon serta memuji lembaga survei tersebut," sindirnya. 


Ia pun menegaskan saat ini relawan dan partai pendukung Jokowi-Ma`ruf Amin makin kencang bergerak. Sehingga dirinnya menilai wajar selesih jauh elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dibandingkan Prabowo. 


"Kemenangan sudah di depan mata, tapi kami tidak akan lengah, bahkan akan terus bergerak. Hasil survei selalu jadi acuan, baik manis maupun pahit. Kami tidak mau menyangkali hasil ilmiah tersebut," pungkasnya.

 

loading...