Skip to main content

Jokowi Soroti TNI-Polri Tak Maksimal Tangani Karhutla

Jokowi Soroti TNI-Polri Tak Maksimal Tangani Karhutla
Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Pekanbaru, Riau. (VOA)

KABAR.NEWS, Riau - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut perangkat pemerintah di tingkat kabupaten dan kota termasuk TNI-Polri, belum maksimal dalam mencegah dan memadamkan api kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.


Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas tentang Karhutla bersama Panglima TNI dan Kapolri serta sejumlah menteri dan kepala daerah, di Novotel Pekanbaru, Riau, Senin (16/9/2019) malam.


Baca juga: Jokowi Ingatkan Pimpinan KPK Bijak dalam Bernegara

Dengan nada yang sedikit kesal, Jokowi mengaku telah mengingatkan jajarannya pada rapat 15 juli di Istana Jakarta, bahwa pencegahan karhutla mutlak untuk dilakukan.


"Karena kalau sudah yang terjadi kejadian kebakaran, apalagi di lahan gambut, pengalaman bertahun- tahun sudah kita mengelaminya, sangat sulit menyelesaikan," ujar Jokowi, pada saluran YouTube Sekretariat Negara, dilihat KABAR.NEWS, Selasa (17/9/2019).


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lantas menyoroti keberadaan aparatur negara, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten kota dan desa yang dianggap belum maksimal mencegah terjadinya karhutlah.


"Pangdam juga punya perangkat danrem, dandim, ada koramil, babinsa semuanya ada. Kapolda juga punya perangkat, mulai kapolres, kapolsek sampai bhabinkabtimas semuanya ada. Belum yang di BNPB, belum yang kita punya di kehutanan, kita memiliki semuanya, tapi perangkat-perangkat ini tidak diaktifkan secara baik," beber Jokowi.


Baca juga: Perusahaan Malaysia dan Singapura Terlibat Pembakaran Hutan Kalimantan

"Kalau infrastruktur ini diaktifkan secara baik, saya yakin, yang mananya satu titik api itu pasti ketahuan lebih dulu, sebelum sampai menjadi ratusan titik api dan itu sudah saya ingatkan berkali-kali," sambung Jokowi.

 

Sebelum mempersilahkan para menterinya untuk menyampaikan perkembangan pemadaman Karhutla, Jokowi juga menginstruksikan kepada TNI dan BNPB untuk membuat hujan buatan dalam skala yang lebih luas.

 

loading...