Skip to main content

Jembatan Bojo Amblas, BBPJN XIII: Truk Kelebihan Tonase

Haks
Jembatan Sungai Bojo di Barru yang amblas. (Ist)

KABAR.NEWS, Makassar- Amblasnya jembatan Sungai Bojo 1 segmen kiri, jalan poros nasional Makassar-Parepare menurut Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII disebabkan truk pengangkut pupuk yang kelebihan muatan.

 

Diketahui, jembatan berkonstruksi rangka baja ini amblas Kamis malam (13/2/2020). Saat itu truk 10 roda dengan muatan 600 zak pupuk sedang melintas. Akibatnya truk bersama muatan terjun bebas ke Sungai Bojo.

 

"Over kapasitas Bapak, truk 10 Roda mengangkut pupuk 600 Zak, perzak 50 kg. Jadi angkutannya saja sudah 30 ton belum berat mobil 8 ton, total 38 ton. Sementara daya Beban jembatan kira-kira 20 ton. Desain hanya untuk beban garis 12 ton. Deck slab beton patah karena tidak mampu menahan beban," kata Kepala BBPJN XIII, Miftachul Munir, Jumat (14/2/2020).

 

Miftachul menyebutkan seharusnya kendaraan yang melintas harus diawasi dan tak boleh melebihi kemampuan jembatan. Hanya saja, untuk kewenangan tersebut bukan berada di pihak BBPJN XIII Makassar.


Baca juga: Jembatan Bojo Amblas, Mobil Pengangkut Pupuk Terjun ke Sungai


"Kewenangan penertibannya di perhubungan. Hasil koordinasi dengan Polres Barru, sementara jembatan ditutup dan lalu lintas dua arah dilakukan contra flow pada jembatan sebelahnya termasuk pemasangan barrier dan rambu-rambu pengarah," jelasnya.

 

Pihak BBPJN juga menegaskan kontruksi jembatan masih kokoh. Tidak ada tanda-tanda crack dan frane trust rangka baja masih aman. Jika penyebab amblas dikaitkan dengan kesalahan kontruksi, menurut Miftachul jembatan seharusnya ambruk.

 

Pihaknya saat ini tengah melakukan evaluasi untuk perbaikan jembatan. Berdasarkan data BBPJN XIII, terakhir kali dilakukan pergantian lantai jembatan tahun 2013 lalu.

 

"Rencana penggantian slab doble T orthotropic dipesan ke pabrikan WIKA Beton. Selanjutnya distressing kembali dirangkaikan dengan slab yang lain termasuk penggantian strand anyaman kawat baja," pungkasnya.

 

loading...