Jembatan Ambruk Dilewati Truk, Dishub Luwu sebut Bukan Jalur Alternatif "Resmi"

Anggap sebagai "jalur tikus"

Jembatan Ambruk Dilewati Truk, Dishub Luwu sebut Bukan Jalur Alternatif "Resmi"
Sebuah truk terjatuh bersamaan dengan ambruknya jembatan Pongrakka di Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Senin (8/11/2021). (Screenshot/Facebook)






KABAR.NEWS, Palopo - Sebuah jembatan semi permanen di Kampung Pongrakka, Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilaporkan terputus pada Senin (8/11/2021) malam.


Pada video amatir yang beredar di media sosial, terlihat jembatan tersebut ambruk saat dilintasi mobil truk yang membawa pupuk. Jembatan tersebut dilalui pasca ditutupnya Jembatan Miring Palopo. 


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Luwu Supriadi membenarkan ada jembatan terputus. Tapi dia memastikan, jembatan yang terputus tersebut bukan merupakan jalur alternatif resmi yang telah disepakati dalam rapat dengan stakeholder terkait.


"Ini mobil dari Palopo, selama saya lewat di situ, tidak pernah ada jembatan kayu. Berarti ini jalur yang tidak diputuskan masuk dalam jalur alternatif. Selama kita survei, tidak pernah kita temukan jembatan kayu untuk jalur alternatif selama jembatan miring putus," ujar Supriadi saat dihubungi KABAR.NEWS, Senin.


Supriadi menjelaskan, jalur atlernatif yang sudah ditentukan pemerintah untuk kendaraan dari arah Kota Palopo yaitu melalui Salutete, kemudian Salubattang, melewati Desa Tabah, Walenrang Timur dan berakhir di Lapangan Capkar, Desa Lalong, Kabupaten Luwu.


Dia menduga, jembatan yang terputus tersebut merupakan "jalur tikus" kendaraan roda empat di luar jalur alternatif, yang telah diskenariokan untuk mengatur arus lalu lintas selama jembatan miring terputus.


"Di jalur alternatif itu saya tidak temukan ada jembatan kayu. Berarti ini ada jalan yang lain yang dilewati di luar jalur alternatif yang disepakati pemerintah. Berarti ini mereka cari jalan lain," tegas dia.


Dia mengaku telah memerintahkan jajaran Dishub Luwu untuk memantau kondisi jembatan ambruk tersebut. "Saya baru mau turun ke lokasi," tandas Supriadi.


Hingga berita ini ditayangkan, belum ada laporan mengenai kondisi sopir maupun penumpang mobil truk yang ambruk di Desa Tabah.