Jaminan Nasabah Belum Kembali, Pegadaian Bikeru Sebut Masalah Administrasi

Dikeluhkan Nasabah

Jaminan Nasabah Belum Kembali, Pegadaian Bikeru Sebut Masalah Administrasi
Kepala Unit Pegadaian Bikeru, Ambri. (KABAR.NEWS/ Syarif).






KABAR.NEWS, Sinjai - Kepala Unit Pegadaian Bikeru Kabupaten Sinjai, Sulsel, Ambri angkat bicara mengenai keluhan nasabah yang jaminan gadainya belum dikembalikan.


"Saya selaku kepala unit sangat sayangkan kenapa masalah ini keluar dan tiba-tiba ada berita yang muncul. Dan masalah ini sebenarnya tidak perlu keluar, karena masalah ini sebenarnya hanya permasalahan administrasi dan itu biasa terjadi," ujar Ambri saat ditemui di kantornya, Sabtu (7/11/2020).


Ambri menjelaskan, sistem pengembalian jaminan di Pegadaian dilakukan saat nasabah melunasi pinjamannya. Setelah itu, perusahaan pelat merah ini kembali mengkroscek apakah barang jaminan sudah ada di bagian unit tersebut atau belum.


Pada saat pencairan, kata Ambri, berkas dan barang nasabah dikembalikan ke bagian mikro di Kantor Pegadaian Cabang untuk diverifikasi ulang lagi. 


Bila dana pinjaman sudah cair dan ternyata masih ada kekurangan, maka Pegadaian melakukan Waarmerking atau registrasi, setelah dianggap lengkap barulah secara kolektif dikirim kembali berkasnya ke bagian mikro.


"Kebetulan kejadian yang bersangkutan adalah karena nama yang sama sehingga BPKB-nya terkirim tidak ke unit Bikeru tapi, ke unit yang lain. Makanya kami berikan penjelasan ke nasabahnya bahwa barang jaminannya kayaknya belum ada di sini mungkin masih di cabang, nanti saya telepon pak baru datang mengambil barang jaminannya, saya tidak suruh nasabahnya datang setiap saat," jelasnya.


"Jadi sekali lagi kami sampaikan bahwa kami tidak pernah pimpong nasabahnya," sambungnya.


Ambri menambahkan, bahwa Pegadaian menjamin barang gadaian atau jaminan nasabah tidak mungkin hilang. Jika pun jaminan hilang, pasti pihaknya akan bertanggungjawab.


"Intinya barang jaminan nasabah kita tidak ke mana-mana, cuma barangnya terkirim ke unit lain dan itu biasa terjadi. Intinya masalah ini hanya miskomunikasi dan mungkin juga nasabahnya yang tidak  sabaran," ungkapnya.


Diberitakan sebelumnya, seorang nasabah Pegadaian Bikeru bernama MA (41) mengeluhkan terkait pelayanan yang dilakukan oleh PT Pegadaian (Persero) khususnya Unit Bikeru.

Pasalnya, setelah MA melakukan pelunasan angsuran dan pinjaman pada tanggal 3 November 2020 namum Pegadaian belum mengembalikan jaminan.


Penulis: Syarif/B