Jalin Kemitraan, India siapkan Beasiswa, Makassar Tawarkan Lorong Wisata

* Termasuk kerja sama bidang IT dan pembangunan manusia

Jalin Kemitraan, India siapkan Beasiswa, Makassar Tawarkan Lorong Wisata
Kedubes India untuk Indonesia dan Timor Leste, Manoj Kumar Bharti (keempat kanan) menemui Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi di Makassar. (IST/HMS)

KABAR.NEWS, Makassar - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, bakal menjalin hubungan kerja sama dengan kedutaan besar atau Kedubes India untuk Indonesia dan Timor Leste. 


Hal itu terungkap saat Kedubes India untuk Indonesia dan Timor Leste, Manoj Kumar Bharti, menemui Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi di Makassar, Senin (4/2/2023). 


“Kedutaan India interest dengan Makassar, dan menawarkan adanya kemungkinan kerjasama diberbagai bidang, seperti IT, Pariwisata, Pendidikan, Infrastruktur dan berbagai bidang lainnya,” ungkap Fatmawati Rusdi selepas pertemuan dengan Kedutaan India.


Pemkot Makassar pun menawarkan sejumlah program untuk India. Dua di antaranya adalah program pariwisata yaitu event Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 dan Lorong Wisata.


Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muh. Roem mengatakan F8 merupakan program event tahunan di Kota Daeng. Kedutaan India pun menyatakan bersedia hadir dan turut berpartisipasi seperti tahun sebelumnya, dengan menampilkan kebudayaan India.


"Seperti tahun sebelumnya, tentunya India akan bersedia untuk turut berpartisipasi memperkenalkan budaya India. Event ini merupakan event luar biasa karena semakin mempererat hubungan antar negara," ungkap Manoj Kumar Bharti.


Selain itu, dipaparkan pula program Lorong Wisata sebagai salah satu program Pemkot Makassar. Lorong Wisata merupakan salah satu program ketahanan pangan, dengan mengembangkan tanaman pangan di pekarangan seperti cabai hingga bawang.


India menawarkan berbagai kerjasama dan investasi di berbagai bidang, seperti bidang capacity building. Salah satu bidang capacity building yang menjadi target kerjasama adalah ICT (Information and Communication Technology) dimana India bersedia mendukung Makassar melalui program beasiswa penuh, short course mulai 2 minggu – 16 minggu di berbagai sektor. 


India bersedia menanggung berbagai kebutuhan seperti airfare, akomodasi, hingga living allowance selama pendidikan.


Sebelum pertemuan bersama Pemkot Makassar, Kedutaan India pun telah melakukan study tour di Makassar dengan mengunjungi Pantai Losari, Museum Lagaligo, Benteng Rotterdam, dan menilai Makassar sebagai kota maju dan modern.


Sumber: Humas Pemkot Makassar