Isolasi Apung di Makassar Tak Ubahnya Acara Rekreasi dan Motivasi

Pekan depan mulai beroperasi

Isolasi Apung di Makassar Tak Ubahnya Acara Rekreasi dan Motivasi
Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto (kiri) bersama wakilnya Fatmawati Rusdi saat meninjau kapal yang akan digunakan untuk isolasi pasien Covid-19 tanpa gejala di Pelabuhan Makassar. (Foto: Istimewa/Humas Pemkot Makassar)






KABAR.NEWS, Makassar - Pasien positif Covid-19 tanpa gejala di Kota Makassar, Sulsel, mulai pekan depan akan diisolasi di kapal yang mengapung. Program karantina ini tak ubahnya rekreasi dan motivasi peserta agar lekas sembuh.


Hal itu diakui Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan "Danny" Pomanto. Pihaknya saat ini sedang mengerjakan Recover Capsul sebagai tempat istirahat pasien isolasi sebanyak 900 unit di kapal milik PT Pelni tersebut. (Baca juga: Wali Kota Makassar Klaim Isolasi OTG di Kapal Bisa Perkuat Imunitas)


"Yah sudah mulai hari ini, kan saya minta satu minggu. Tapi saya berharap lima harilah bisa diproduks. Ini desainnya adalah hasil rapat tadi malam, itu Insya Allah lima hari ini sudah selesai semuanya, dan kita langsung jalan," ujar Danny di kediamannya Jalan Amirullah, Jumat (16/7/2021).


Secara teknis pelaksanaannya nanti, Danny mengatakan akan membagi tugas di berbagai SKPD agar logistik maupun sumber daya manusia bisa merata mengurus program ini.


"Termasuk tadi malam kita bahas bagi tugasnya, jadi BPBD yang urus semua barang non-manusia ke kapal, yang mengurus manusia itu Damkar. Itu kita sudah bahas. Termasuk siapa yang urus konten kreasinya di dalam," paparnya.


Isolasi Apung ini akan memiliki tiga kegiatan utama yakni, isolasi kesehatan, training center dan rekreasi. Terdapat juga pelibatan konten kreator lokal sebagai penghibur dan penyemangat pasien isolasi. 


"Pertama itu isolasi kesehatan, jadi orang yang OTG, atau bergejala ringan, keluarnya harus sehat. Kreasinya lagi disiapkan oleh teman-teman konten kreator Makassar. Apa isinya, itu motivator, besok saya ketemu teman - teman dari alumni Unhas, sudah lebih 20 orang yang mau jadi motiviator," jelasnya.


Sementara untuk training center, pasien akan dibekali ilmu tentang Covid-19 dan bagaiaman cara sembuh.


"Ini sifatnya motivasi, hasilnya adalah fighter influencer. Dia jadi pahlawan covid dan meng-influence masyarakat. Ketiga rekreasi, ada mancingnya, ada olahraganya seperti senam dan yoga," katanya. (Baca juga: Tolak Diperiksa Tim Detektor, Warga Terancam Tak Bisa Dilayani Pemkot Makassar)


Danny mengatakan tetap terdapat Standar Opersional Prosedur (SOP) yang nantinya bakal dilakukan. Danny masih akan membicarakan hal tersebut dengan para ahli kesehatan.


"Inilah yang saya kira menarik sekali, nanti saya bersama ahli kesehatan, bakal membahas SOP-nya. Jadi semua orang terlibat," pungkasnya.


Penulis: Fitria Nugrah Madani/B