IRT di Jeneponto Bunuh Diri Minum Racun

Polisi menemukan racun rumput di TKP.

IRT di Jeneponto Bunuh Diri Minum Racun
Ilustrasi. (Foto: Internet)






KABAR.NEWS, Jeneponto - Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Sadaria (45), warga Dusun Lassang Te'ne, Desa Bungung Loe, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto nekat mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun. Aksi bunuh diri Sadaria pertama kali diketahui oleh suaminya, Deda.

Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resort Jeneponto, Ajun Komisaris Syahrul membenarkan aksi bunuh diri Sadaria tersebut pertama kali ditemukan oleh suaminya bernama Deda. 

Ia bercerita awalnya suami korban sedang tidur. Ketika bangun, ia kemudian turun ke bawah kolong rumah dan mendapati istrinya sudah tergeletak di tanah dan tidak sadarkan diri.

"Deda (suami korban) langsung memanggil anak kandungnya, Herman untuk membawa naik ke atas rumahnya," ujarnya saat dikonfirmasi KABAR.NEWS via telefon, Rabu, (3/2/2021).

Kata dia, pukul 07.15 Wita korban kemudian dibawa menuju Puskesmas Tolo untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawa Sadaria tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. 

"Pukul 08.00 Wita, korban Sadaria dinyatakan meninggal dunia sesuai hasil pemeriksaan dokter di puskesmas," ungkapnya.

Syahrul mengatakan, pihak kepolisian hendak melakukan autopsi korban untuk mengetahui motif kematian tersebut, namun ditolak oleh pihak keluarga.

"Menolak untuk dilakukan autopsi dan polisi membuatkan surat pernyataan penolakan autopsi yang ditanda tangani suami dan disaksikan oleh anak kandungnya," jelasnya.

Mantan Kapolsek Tamalatea itu mengaku, dari hasil pengecekan di TKP polisi menemukan satu botol racun rumput di tempat korban tergeletak. 

"Diduga korban meninggal dunia akibat minum racun rumput jenis Gramaxone, namun belum dapat dipastikan motif mengapa korban minum racun," pungkasnya. 

Penulis: Akbar Razak/A