Irit Anggaran, PD Pasar Makassar Raya Wacanakan "PHK" Karyawan Besar-besaran 

Paling banyak 365 orang, hampir 50 persen

Irit Anggaran, PD Pasar Makassar Raya Wacanakan "PHK" Karyawan Besar-besaran 
Ilustrasi Pasar Terong (Kabarnews/Irvan Abdullah)






KABAR.NEWS, MAKASSAR - Pengubahan Perusahaan Daerah (PD) Makassar Raya ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) terus direncanakan. Hal ini ke depannya juga akan mempengaruhi struktur organisasi ke depannya. 

Hal ini diungkap Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya, Saharuddin Ridwan, bahwa akan ada perombakan PD Pasar untuk kapasitas pekerjanya


"Sudah bertahun-tahun seperti ini, kemungkinan besar nanti ketika ke Perumda ini adalah tentu profesionalisme karyawan PD Pasar dilihat juga. Sehingga mungkin perlu di review kembali tentang kapasitas karyawan," jelas Sahari di Jalan Singa, Rabu (11/11/2020).

Sehingga diproyeksikan pihaknya terdapat ratusan pekerja yang akan dipangkas demi efisiensi perusahaan. Saat ini, total keseluruhan karyawan diketahui berjumlah 539 orang.  

"Di Perda Perumda nanti itu mengatakan bahwa profesionalisme karyawan itu penting yang tentu ada pengurangan besar-besaran. Jadi yang berkerja itu sesuai kemampuan," jelas Sahar

Sahar mengatakan kondisi ini memperhitungkan finansial yang ada saat ini. Selama ini, anggaran PD Pasar Makassar Raya sebagai besar dihabiskan untuk belanja karyawan, sedangkan operasional pasar hanya sedikit mendapat alokasi dana. 

"Harusnya totalnya itu 30 persen dari total anggaran. Sementara 70 persen itu belanja pegawai," imbunya

Sementara kata Sahar, PD Pasar hanya membutuhkan 365 karyawan atau hanya membutuhkan 50 persen dari karyawan yang ada saat ini. 

"Paling banyak itu 365 orang, iya hampir 50 persennya. Idealnya seperti itu. Kita harus lebih profesional, jangan sampai ada yang tidak kerja kalau banyak," ujarnya.

Penulis: Fitria Nugrah Madani/B