Skip to main content

Warga Jeneponto Diminta Waspada Hoaks dan Radikalisme

Warga Jeneponto Diminta Waspada Hoaks dan Radikalisme
Satuan Binmas Polres Jeneponto bersama warga usai Salat Jumat di Dusun Kaloko, Desa Pao, Kecamatan Tarowang, Jumat (14/2/2020). (IST)

KABAR.NEWS, Jeneponto - Warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, diminta tidak mudah mempercayai dan terpengaruh dengan informasi yang sumbernya tidak dapat dipertanggung jawabnkan.


Hal itu disampaikan Kasat Binmas Polres Jeneponto AKP Syahrul, saat menunaikan Salat Jumat di Masjid Nurul Jalil, Dusun Kaloko, Desa Pao, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto, (14/2/2020).


Baca juga: Sehari Untung Rp500 Ribu, Kisah Pedagang di Balik Tes CPNS Jeneponto


"Masyarakat  diharapkan agar tidak mudah percaya/terpengaruh dan terprovokasi  oleh berita- berita yang mana kebenaran dan sumbernya tidak jelas (hoaks) yang dapat menyebabkan perpecahan dan permusuhan," kata Syahrul dalam keterangan tertulisnya.


Selain itu, Syahrul juga mengajak warga untuk memakmurkan masjid sebagai salah satu upaya menangkal bahaya paham radikalisme yang berusaha masuk di wilayah hukum Polres Jeneponto.


"Mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat  agar selalu membantu polisi untuk memantau dan mencegah terjadinya peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang marak terjadi saat sekarang ini," tambahnya.


Baca juga: Begal Beraksi Lagi di Bulukumba, Pegawai Rumah Sakit Jadi Korban


Syahrul juga meminta warga agar waspada terhadap bahaya banjir dan angin kencang pada musim penghujan saat ini. Dia meminta partisipasi warga membersihkan saluran irigasi dari tumpukan sampah sehingga air tidak meluap ke jalan maupun di pemukiman.


"Mari bekerja sama dan menjalin komunikasi yang baik dalam hal ini pembagian air untuk area persawahan sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif serta jauh dari terjadinya Konflik yang tidak diinginkan," tandasnya.


Penulis: Akbar Razak/C

 

loading...