Skip to main content

VIDEO: Senjata Tajam Warnai Perkelahian Mahasiswa Unismuh Makassar

VIDEO: Senjata Tajam Warnai Perkelahian Mahasiswa Unismuh Makassar
Perkelahian mahasiswa di Kampus Unismuh Makassar, Kamis (25/7/2019). (Screen shot)

KABAR.NEWS, Makassar - Perkelahian antara mahasiswa kembali terjadi kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar Jalan Sultan Alauddin, Kamis (25/7/2019) sekira pukul 14.30 Wita.

 

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat gladi wisuda mahasiswa jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi di Balai Sidang Unismuh, dimana tiba-tiba dua mahasiswa terlibat adu mulut yang berujung adu jotos. 


Baca juga:  Hamdan Juhannis "Melawan Takdir", Rektor Uin Alauddin Pilihan Menag dan Sekampung JK

Dari pantauan reporter KABAR.NEWS di lokasi, perkelahian dua mahasiswa ini terjadi di luar gedung. Namun tak lama berselang, rekan dari salah satu mahasiswa tadi tiba-tiba berdatangan dan langsung mengeroyok salah satunya yang diketahui ada mahasiswa Fakultas Ekonomi.



Perkelahian yang tadinya satu lawan satu menjadi pengeroyokan. Mahasiswa itu dikeroyok belasan mahasiswa lain. Isu yang beredar, motif kejadian merupakan dendam lama antara dua etnis berbeda yang kerap kali terlibat perseteruan. 

 

Kejadian ini berlangsung cukup lama, bahkan terlihat beberapa di antara mereka membawa senjata tajam jenis parang dan panah (busur). Aksi balasan hampir saja terjadi, saat rekan mahasiswa Fakultas Ekonomi tersebut juga sudah mulai berdatangan.


Beruntung Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unismuh, Muh Tahir datang kelokasi dan melerai kedua bela pihak. 

 

"Perkelahian ini murni antar oknum alumni yang sementara mengikuti gladi wisuda, saya kan berada di lantai 6 ada temannya yang masuk (atas nama daerah) karena dia mau bawa lagi ke kelompok organda jadi saya melarang mahasiswa laskar itu masuk kampus, padahalkan kasusnya tadi memang murni gesekan antar individu yang ikut gladi wisuda, saya bilang jangan bawa ke organda," ujar Tahir kepada KABAR.NEWS.


Screen shot.
Screen shot.

Insiden ini bukan pertama kalinya terjadi. Kampus Unismuh Makassar bahkan dikenal sejak dulu sebagai arena perkelahian. Tak tanggung-tanggung, bentrok di Unismuh bahkan sering menggunakan senjata tajam. 


Baca juga: Video: "Ritual" Subuh di Lapangan Pancasila Palopo

Akibat insiden tadi, salah satu calon Mahasiswa Baru (Maba) Unismuh, Fadli sempat kaget. Ia tak menyangka, kampus yang kelak menjadi wadah dalam menuntut ilmu ternyata juga menjadi arena tarung.  

 

"Saya kaget melihat insiden tadi, saya merasa was-was dan takut jangan sampai ada dampak lain dari kelompok- kelompok yang bertikai kepada mahasiswa lain yang tidak tahu apa-apa," ujarnya. 


Reza Rifaldi