Skip to main content

Video: NASA Ungkap Penemuan 4 Ribu Planet di Luar Tata Surya

Video: NASA Ungkap Penemuan 4 Ribu Planet di Luar Tata Surya
Teleskop Kepler milik NASA merekam setiap penemuan planet baru di luar tata surya. (Screen shot/Apod Videos)

KABAR.NEWS - Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA mengungkap penemuan 4 ribu planet di luar tata surya atau exoplanet yang dieksplorasi sejak 27 tahun lalu.


Menariknya, penemuan 4 ribu planet di luar tata surya diabadikan NASA dalam sebuah video yang direkam langsung secara kronologis dari eksplorasi luara angkasa. 


Baca juga: Peringatan NASA: Dua Asteroid Berukuran Bangunan Besar akan Menabrak Bumi

Sebagian banyak penemuan 4 ribu exoplanet oleh NASA, tidak lepas dari dukungan teknologi Kepler Space Telescope yang mengorbit sejak 2009 dan kini telah dipensiunkan.


Selama hampir satu dekade mengekplorasi ruang angkasa, teleskop Kepler telah mendokumentasikan 61 supernova dan mengkonfirmasi keberadaan ribuan planet dengan mengumpulkan data ilmiah sebesar 678 GB.



Melansir Digital Trends, Kamis (11/7/2019) ketika NASA menarik Teleskop Kepler dari luar angkasa, NASA kemudian mengirim Transiting Exoplanet Survey Satellite atau TESS dengan kemampuan eksplorasi yang lebih besar. 


Baca juga: Setelah Gagal, Israel Tetap Berambisi Mendaratkan Pesawat Antariksa di Bulan

Dengan TESS, NASA berambisi mengungkap 20 ribu exoplanet yang mengejutkan hanya dalam beberapa tahun. Teknologi ini dilengkapi dengan empat teleskop dan alat pendeteksi muatan yang terhubung untuk melakukan pencariannya, mentransmisikan data ke Bumi setiap dua minggu.


"Di lautan penuh bintang dengan dunia baru, TESS meluncurkan jaringan yang luas dan akan mengangkut banyak planet yang menjanjikan untuk studi lebih lanjut," ujar Direktur Divisi Astrofisika NASA, Paul Hertz, di kantor pusat NASA di Washington saat peluncuran TESS.


Proyek ambisius NASA dengan mengirim TESS diharap bukan hanya mencatat keberadaan ribuan exoplanet, namun juga, misi tersebut memiliki potensi untuk menemukan "Bumi lain."