Skip to main content

Video: Detik-detik Ratusan Bahan Peledak "Hancurkan" Jembatan Morandi Italia

Video: 589 Kg Bahan Peledak Runtuhkan Jembatan Morandi Italia 
Detik-detik jembatan Morandi, Genoa, Italia dihancurkan pada Jumat (28/6/2019). (Instagram/AFP/Vincenzo Pinto)

KABAR.NEWS, Genoa - Dua menara terakhir dari jembatan jalan raya Morandi di Genoa Tengah, Italia, berhasil diruntuhkan menggunakan 589 kilogram bahan peledak, Jumat (28/6/2019) waktu setempat.


Baca juga: Donald Trump: AS akan Jadi "Sahabat" Iran

Tak kurang dari satu menit, bahan peledak yang direkatkan para ahli di tiang menara, meruntuhkan salah satu jembatan penghubung utama antara Prancis dan Italia itu.


"Sepengetahuan saya, ini adalah pertama kalinya pekerjaan semacam ini dilakukan dalam waktu yang begitu singkat dan di pusat kota, setidaknya di Italia," ujar Vittorio Omini, pakar konstruksi dan perekayasa sistem pembongkaran jembatan Morandi, dikutip dari The New York Times, Sabtu (29/6/2019).


Jembatan jalan raya Morandi memiliki tinggi hampir 300 meter dan dibangun sejak 1960-an oleh insinyur terkenal Riccardo Morandi. Sebelum diruntuhkan, menara lain dari jembatan ini rubuh dan menewaskan 43 orang pada tahun 2018.



Menurut Gaia Pianigiani dari The New York Times, runtuhnya menara lain dari jembatan Morandi pada 14 Agustus 2018, dinilai sebagai simbol kegagalan Italia untuk mempertahankan infrastruktur yang menua dan kekurangan cara dalam memprivatisasi jalan raya.


Sebelum diruntuhkan, para ahli juga telah menyiapkan situs laguna untuk mencegah awan debu beton yang sangat besar menyebar di lingkungan sekitar jembatan Morandi.


Baca juga: Bebas dari Penjara, Joshua Wong Langsung Ikut Demo Tolak RUU Ekstradisi Hong Kong

Otoritas setempat juga harus mengevakuasi 3.500 penduduk sekitar ke radius beberapa kilometer untuk menghindari kontaminasi dari debu beton jembatan Morandi.


Lebih dari 600 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal sebagai konsekuensi dari diruntuhkannya dua menara terakhir di jembatan Morandi.

 

loading...