Skip to main content

Video Blak-blakan ADS Soal Pengaturan Skor: Duduk Satu Meja Hingga akun di China

Video: ADS Menjelaskan Pengaturan Skor Hingga Menit-menit Terjadinya Gol
Mantan Direktur Badan Liga Indonesia, Andi Darussalam. (KABAR.NEWS)


KABAR.NEWS, Jakarta - Mantan Direktur Badan Liga Indonesia, Andi Darussalam Tabbusala atau ADS menyebut pengaturan skor dalam sepakbola atau match fixing harus memenuhi beberapa hal.


"Kalau match fixing harus memenuhi lima unsur," ujar ADS, usai menjadi narasumber pada acara talk show Mata Najwa, di Stasiun Trans 7, Jakarta, Rabu (19/12/2018).



Menurut ADS, match fixing dalam suatu pertandingan dapat terjadi apabila memenuhi lima unsur tersebut. Yang pertama adalah kedua tim yang akan bertarung, terlebih dulu harus bertemu.

 

Unsur yang kedua menurut Mantan Ketua KONI Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ini adalah, setiap manajer tim mesti melakukan pertemuan atau duduk dalam suatu meja untuk membahas match fixing.


"Mereka harus berunding di atas meja, ada wasit, ada bandar, ada uang, ada akun di china baru ada market. Itu baru match fixing," ungkap ADS, yang disebut sebagai "Good Father" sepakbola Indonesia.




Bukan hanya itu, kata ADS, ketika unsur-unsur tersebut terpenuhi maka saat pertandingan digelar, setiap gol juga dapat diketahui kapan akan terjadi dengan diberi tanda oleh runner atau sub-runner.


"Di situlah bandar kuasa, menit segini harus gol. Kalau match fixing. Tapi itu kan sulit dibuktikan," papar ADS.


"Itulah yang dikatakan bambang, pake kode lah, pake topi pake baju ini, menit di sini. Itu bisa ditentuin, itu match fixing. Tapi yang di Indonesia ini klub-klub minta jangan didegradasi," katanya.



 

Meski namanya disebut terlibatd dalam dugan skor dalam pertandingan di Liga Indonesia, ADS membantah hal tersebut.

 

"Saya tidak pernah, tapi saya tahu klub-klub yang datang minta tolong," tegas ADS menjawab pertanyaan Najwa Shihab saat ditanya mengenai tudingan tersebut.

 


 

 

loading...