Skip to main content

Usai Diperiksa, Jumras Bakal Tempuh Upaya Damai dengan NA

Usai Diperiksa, Jumras akan Tempuh Upaya Damai dengan NA
Kuasa Hukum Jumras, Sulthani, usai kliennya diperiksa di Polrestabes Makassar, Senin (16/9/2019). (KABAR.NEWS/Darsil Yahya)

KABAR.NEWS, Makassar - Upaya damai kemungkinan akan ditempuh oleh Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemprov Sulsel, Jumras, terkait laporan pencemaraan nama baik yang diduga dialamatkan kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (NA).


Hal itu disampaikan langsung oleh kuasa hukum Jumras yakni, Sulthani, usai kliennya tersebut diperiksa oleh penyidik di Polrestabes Makassar, Senin (16/9/2019) malam.


Baca juga: Dugaan Suap Oknum Jaksa Kejati Sulsel, Amankan Kasus Korupsi?

Saat ditanya, Sulthani tak menampik bahwa pihaknya akan berupaya menyelesaikan kasus ini secara kekeluargaan dengan NA selaku pelapor.


"Tentu saja (berdamai, re) karena agama mengajarkan kita untuk tidak bermusuhan satu dengan lainnya," kata Sulthani di Mapolrestabes Makassar.


Sulthani mengatakan, kliennya tersebut akan bersifat kooperatif apabila kembali dimintai keterangan oleh penyidik.  "Tentu sebagai warga negara Indonesia klien saya ini sangat patuh dan bagaimana baiknya," ujar Sulthani.


Baca juga: Dugaan Pencemaran Nama Baik Gubernur NA, Jumras Diperiksa 6 Jam

Jumras diperiksa penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar pada Senin hari ini, selama 6 jam mulai pukul 14:15 hingga 20:00 Wita dengan 22 pertanyaan, terkait ujarannya tentang NA saat bersaksi sidang Pansus Hak Angket DPRD Sulsel pada Juli lalu.


Sebelum Nurdin Abdullah melapor ke polisi, Mantan Bupati Bantaeng tersebut telah memperingatkan Jumras untuk memintaa maaf dan menarik pernyataannya yang menyebut adanya campur tangan timses dan keluarga Nurdin Abdullah proses tender proyek di Pemprov Sulsel.


  • Darsil Yahya /CP/B

 

loading...