Skip to main content

UMI Bantah Mahasiswa Fakultas Teknik Terlibat Pembunuhan Fredi

wakapolda
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulsel, Brigjen Pol Adnas, saat merilis penetapan tersangka kasus pembunuhan mahasiswa UMI, di Mapolrestabes Makassar, Kamis (14/11/2019).(KABAR.NEWS/Irvan Abdulah)


KABAR.NEWS, MAKASSAR - Pihak Kampus Universitas Muslim Indonesia membantah pernyataan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulsel, Brigjen Pol Adnas, terkait keterlibatan mahasiswa Fakultas Tekni UMI dalam kasus pembunuhan Andi Fredi Akirmas (21), mahasiswa Fakultas Hukum.


Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) UMI Makassar, Nurjannah, mengatakan, apa yang disampaikan Wakapolda Sulsel tersebut keliru."Bukan Fakultas Teknik dek," singkatnya.


Hanya saja, Nurjannah enggan menjelaskan secara jelas dari fakultas mana tiga oknum mahasiswa yang ditetapkan tersangka kasus pembunuhan tersebut.


Pihak Kampus UMI terkesan tertutup memberikan informasi kepada media. Bahkan, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UMI Makassar, Zakir Sabara, tak menggubris wawancara wartawan via smartphone. 


BACA JUGA: 


Kabar.News sudah beberapa kali mencoba meminta klarifikasi Zakir Sabara terkait dugaan keterlibatan mahasiswanya dari FTI dalam aksi penyerangan maut yang terjadi di dalam 'Kampus Hijau' tersebut, pada Selasa (12/11/2019) sore.

 

Tak seperti biasanya, Zakir Sabara kini mulai susah dikonfirmasi wartawan pascapembunuhan mahasiswa di dalam kampus. Padahal sebelum-sebelumnya, Zakir selalu terbuka dengan wartawan, apa lagi terkait dengan pencitraannya. 

 

Diberitakan sebelumnya, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulsel, Brigjen Pol Adnas, mengungkapkan, tiga orang oknum mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus penyerangan dalam kampus yang menewaskan Andi Fredi Akirmas (21), mahasiswa Fakultas Hukum UMI, yang terjadi beberapa hari lalu. 

 

"Ketiga pelaku yang ditangkap semuanya dari Fakultas Teknik UMI, kita juga masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang identitasnya sudah dikantongi," ujar Brigjen Adnas, saat merilis hasil penangkapan, yang berlangsung di Aula Mapolrestabes Makassar, Kamis (14/11/2019).

 

*Mustawaf/Frandi/B

 

loading...