Skip to main content

Suka Ngintip Sambil Onani, Eh...'Anunya' Tumpah Kena Muka Korban

suka mengintip
Iwan terpaksa menjadi bulan-bulanan warga usai diamankan polisi. (IST)

KABAR.NEWS, Luwu Utara - Seorang pria bernama Iwan terpaksa menjadi bulan-bulanan warga Desa Kanandede, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, karena kedapatan mengintip seorang wanita, Selasa (14/8/2018) malam.

Beruntung, pihak kepolisian dari Polsek Sabbang Polres Luwu Utara saat mendapatkan informasi tersebut cepat bergerak ke lokasi mengamankan terduga pelaku.

Kapolsek Sabbang, AKP Kasta mengatakan pada dasarnya pelaku tidak melakukan pelecehan seksual melainkan, ia diduga mengalami suatu penyakit seks yang hoby mengintip seseorang.

"Saya semalam di lokasi kejadian, bukan pelecehan seksual akan tetapi semacam penyakit karena pelaku sudah sering mengintip orang di kampungnya," ungkap Kasta melalui via telepon kepada KABAR.NEWS, Rabu (15/8/2018) sore.

Dia menyebutkan bahwa Iwan kedapatan mengintip seorang wanita yang sedang berada di dalam kamarnya. Pada saat mengintip wanita tersebut, iwan juga melakukan aksinya dengan beronani.

Akibatnya, Iwan yang sedang beronani tersebut tiba-tiba saja air maninya keluar. Dan parahnya, air maninya tersebut langsung mengenai muka korban (wanita yang diintip).

"Korban bersama suaminya di kamar, kemudian diintip oleh Iwan sambil onani. Setelah air mani pelaku keluar dan mengenai muka ibu (korban) itu, Jadi mereka laporkan pengaduan pelecehan seksual," terangnya.

Dalam kejadian tersebut, kata Kapolsek, pelaku diduga tidak berniat untuk melakukan pelecehan atau pun pemerkosaan karena korban tidak disentuh dan melainkan hanya di intip.

"Tadi malam kita amankan dikantor, karena masyarakat sempat menghakimi pelaku sampai pecah kepalanya karena dilihat hanya pake celana dalam. Jadi kita masih selidiki karena ini semacam penyakit yang biasa intip orang," tambahnya.

Hingga saat ini, terduga pelaku masih diamankan di Mapolsek Sabbang untuk mengantisipasi hal-hal yang kemungkinan terjadi di lokasi kejadian.

  • Lodi Aprianto


loading...