Skip to main content

Stok Menipis, Suplai Air Bendungan Lekopancing ke Makassar Diputus

KEMARAU
Ilustrasi kekeringan. (INT)

KABAR.NEWS, Maros - Minimnya stok ketersediaan air bersih di musim kemarau tahun ini, menyebabkan suplai air ke Kota Makassar dari Bendungan Lekopancing, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros terpaksa diputus.

Hal itu diungkapkan Rajab, Kepala Bagian Teknik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Maros. Sebab, kondisi Bendungan Lekopancing sudah mulai kering dan tidak mampu lagi menyuplai air ke Makassar. Apalagi, saat ini warga Maros juga kesulitan mendapatkan air bersih.

"Stok air di Lekopancing saat ini sangat sedikit, sudah tidak mampu menyuplai Makassar. Makanya kami putus aliran ke Makassar. Lekopancing saat ini dibantu Dulang Tanralili," kata Rajab kepada KABAR.NEWS, Kamis (11/10/2018).

Ia menjelaskan, pemutusan ini dilakukan pekan lalu. Meski aliran air ke Makassar terputus, suplai air dari Lekopancing sudah tidak mampu menyuplai kebutuhan warga Maros. Hingga saat ini, distribusi air dari IPA Lekopancing hanya dibantu dari Dulang Tanralili. Jika tidak ada bantuan, maka beberapa pemukiman di Maros akan mengalami kekeringan.

"Sedangkan stok air di IPA Dulang, diprediksi masih cukup digunakan untuk sementara waktu. Jika hal ini bermasalah, Kabupaten Maros juga berpotensi mengalami krisis air bersih hingga musim hujan tiba," terangnya.

Akibat minimnya stok air di bendungan ini, kata dia, permasalahan distibusi air bersih di beberapa wilayah Kabupaten Maros juga sudah mulai dirasakan warga. Seperti kompleks Haji Banca, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai dan beberapa wilayah lain. "Kondisi bendungan yang melayani Haji Banca sudah sangat kekurangan air. Makanya operasional tidak normal lagi," tambah Rajab.

Dia berharap agar warga yang mengalami permasalahan distrubusi air PDAM, dapat lebih bersabar. Karena masalah tersebut disebabkan musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga stok air bersih tidak memungkinkan. "Kami minta maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamannnya. Ini murni karena kemarau panjang. Stok air baku sangat kurang," bebernya.

Sementara, Direktur PDAM Maros, Abdul Baddar mengatakan, saat ini progres pencarian air tanah masih dalam pengkajian pihak akademisi dan tim ahli. Setelah akademisi dan tim ahli memastikan adanya kandungan air tanah, PDAM segera mengebor dengan kedalaman puluhan meter. "Kami sementara mencari solusi untuk mengatasi krisis air bersih ini," pungkasnya.

  • Asiz