Skip to main content

PT Telkom Hingga Unit Bisnis Saratoga Tunggak Retribusi di Pangkep

PT Telkom Hingga Unit Bisnis Saratoga Tunggak Retribusi di Pangkep
Ilustrasi menara BTS. (Pixabay)

KABAR.NEWS, Pangkep - Tiga provider telekomunikasi belum melunasi Tarif Retribusi Pengawasan dan Pemantauan Menara Telekomunikasi (RPMT) untuk Pemerintah Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.


Ketiga perusahaan telekomunikasi itu yakni PT Telekomunikasi Indonesia, Mitratel (anak perusahaan Telkom) dan Tower Bersama Grup yang merupakan anak perusahaan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk yang didirikan Sandiaga Salahuddin Uno.


Baca juga: Disperindag Makassar Awasi Aktivitas Usaha di Wilayah Zona Merah


Tiga perusahaan telekomunikasi tersebut diketahui menunggak RPMT saat rapat panitia khusus (Pansus) DPRD Pangkep, pada Selasa (2/6/2020).


Anggota Fraksi Golkar DPRD Pangkep, Muhtar Sali, mendesak agar pihak eksekutif khususnya dinas terkait mendesak tiga provider ini untuk segera melunasi retribusinya.


"Provider ini harus didesak agar segera melunasi kewajiban membayar kontribusinya," ujar Muhtar Sali dalam keterangan tertulis yang diterima KABAR.NEWS.


Kepala Dinas Kominfo Pangkep, Baharuddin mengatakan, pihaknya segera menindak lanjuti arahan DPRD Pangkep agar ketiga perusahaan telekomunikasi itu menulasi tunggakan retribusinya.


Baca juga: Selamat! Pangkep Raih Opini WTP 8 Tahun Berturut-turut


"Segera kita akan menindak lanjuti arahan DPRD untuk melakukan penagihan secepatnya," katanya.

 

Diketahui, PT Telkom, Mitratel dan Tower Bersama Grup belum melunasi retribusi pengawasan dan pemantauan menara telekomunikasi sejak tahun 2019.


Penulis: Saharuddin/B

 

Flower

 

loading...