Skip to main content

Presiden Bakal Pangkas Jabatan Eselon, Nurdin Abdullah : ASN Bisa Pensiun Lebih Lama

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (Irvan/Kabar.news)

KABAR.NEWS, Makassar - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku kebijakan pemangkasan sistem kepangkatan aparatur sipil negara (ASN) yang diwacanakan Presiden kedepan akan dijalankannya. 

 

Meski tak dipungkirinya penghapusan jabatan tidak akan langsung dilakukan dan tetap akan melalui pengkajian.

 

"Itu baru mau dikaji, jadi bukan akan dihapus begitu saja. Nanti akan dilihat, kan jabatan itu juga akan dialihkan menjadi jabatan fungsional," kata Nurdin, Selasa (22/10/2019).

 

Nurdin mengaku kebijakan tersebut memang ada plus minusnya, sebab kebijakan tersebut diakui bukan penghapusan begitu saja, melainkan pengalihan status jabatan ke jabatan fungsional.

 

Kendati begitu, Nurdin menilai kebijakan presiden ini memang bukan kebijakan yang buruk, sebab kata dia kebijakan ini ada plus dan minusnya, salah satunya pejabat fungsional akan pensiun lebih lama.

 

"Malah jabatan fungsionalkan tidak perlu pensiun lebih dini, jabatan fungsional itu harus 60 tahun juga, jadi ada plus minusnya," jelasnya. 

 

Lebih lanjut menurut Nurdin, pihaknya sendiri akan menjalankan apapun keputusan presiden, sebab tentunya kebijakan baru ini telah melewati kajian dan pertimbangan matang.

 

"Apapun yang menjadi keputusan kita harus jalankan dan saya kira ini sudah menjalani kajian yang bagus, presiden pasti sudah memikirkan hal itu," ucapnya.

 

Diketahui Jokowi sendiri mengaku akan menyederhanakan jabatan ASN. Ia mengaku akan mengurangi dua level jabatan eselon yang umumnya saat ini ada empat level.

 

"Saya minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata Jokowi dalam pidatonya 20 Oktober lalu. 

 

(Chaidir/CP/A)

 

 

 

loading...