Skip to main content

Polisi Tetapkan 1 Orang Tersangka Kepemilikan Bom Ikan di Sinjai

Pelaku dan barang bukti bom ikan yang berhasil diamankan Polres Sinjai.


KABAR.NEWS, Sinjai - Pihak Kepolisian Resort (Polres) Sinjai telah mengamankan 18 orang pelaku kepemilikan dan penguasaan bahan peledak (bom ikan) di wilayah hukum Polres Sinjai.


Dari 18 orang pelaku yang diamankan, Polres Sinjai telah menetapkan 1 (Satu) orang pelaku sebagai tersangka, yakni Anto (31) warga Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).


Baca Juga: 


“Pelaku atas nama Anto sudah menjadi terget kami sejak lama dalam kepemilikan dan penguasaan bahan peledak bom ikan di Sinjai, dan akhirnya berhasil kami ringkus beserta barang buktinya,” ujar Kapolres Sinjai AKBP Ardiansyah saat memimpin Konfrensi Pers di Lobby Pratisara Wirya Polres Sinjai, Kamis (18/10/2018).


Lanjut Ardiansyah menuturkan kronologi penangkapan tersebut, awalnya kecurigaan pihak kepolisian usai mendapat laporan dari warga yang mencurigai dua kapal atau perahu nelayan yang membawa bahan peledak bom ikan berada di Desa Pattongko Kecamatan Tellulimpoe.


“Ini masih akan kami kembangkan termasuk menyelidiki donatur atau bos yang mendanai aktivitas atau kegiatan yang melawan hukum ini, termasuk 17 orang lainnya yang menjadi awak kapal dari si tersangka,” jelasnya.


"Akibat dari perbuatannya, Anto (31) dikenakan Undang-Undang nomor 12 Darurat tahun 1951 pasal 1 ayat 1 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara," tegas Ardianysah.


Diberitakan sebelumnya, barang bukti yang berhasil diamankan berupa 25 batang detonator ukuran besar, 255 detonator ukuran kecil, 200 sumbu ledak, 146 penutup botol/sendal, 7 dos korek kayu, 3 jiregen ukuran 35 liter pupuk matahari yang sudah diolah, 2 gulung selang warna hijau, 23 buah botol kaca, dan 16 buah botol plastik.

 

  • Syarif


loading...