Skip to main content

Polisi Didesak Usut Kematian Napi di Bantaeng Diduga Dianiaya

Polisi Didesak Usut Kematian Napi di Bantaeng Diduga Dianiaya
Demo Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) di Mapolda Sulsel, Selasa (19/11/2019).

KABAR.NEWS, Makassar - Gerakan aktivis Mahasiswa (GAM) berunjuk rasa di depan markas Polda Sulawesi selatan Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar, Selasa (19/11/2019). Mereka mendesak penuntasan kasus kematian seorang narapidana di Lapas Bantaeng.


GAM menduga, kematian Sugianto di jerusi besi karena dianiya oleh oknum anggota kepolisian dari Polres Bantaeng, pada Sabtu (9/11/2019) lalu.


Baca juga: Napi Tewas Gantung Diri di Lapas Makassar Diduga Gangguan Jiwa

GAM meminta Kapolda Sulsel, Irjen Mas Guntur Laupe, agar transparan dan jujur dalam menangani kasus kematian Sugianto karena kematiannya penuh kejanggalan, dengan adanya bekas luka memar dan luka lecet pada sekujur tubuh korban.


Adho selaku Koordinator aksi dalam orasinya depan Mapolda Sulsel mengatakan kematian Sugianto itu melanggar UU. "Bahwa tindakan oknum Polres Bantaeng melanggar UU. No. 39 tahun 1999 tentang pelanggaran HAM," kata Adho


"Tindakan oknum Polres Bantaeng juga terindikasi melanggar Peraturan Kapolri (PERKAP) No. 8 Tahun 2009 tentang implementasi prinsip dan HAM penyelenggara tugas Polri dan KUHP, " sambungnya


Sedangkan Rafika, yang juga merupakan salah satu srikandi GAM dalam tuntutannya mendesak Kapolda Sulsel agar mencopot Kapolres Bantaeng


"GAM mendesak Kapolda Sulsel untuk mencopot Kapolres Bantaeng sebagai penanggung jawab penuh dan segera proses hukum oknum polres Bantaeng yang terlibat pelaku tindak kekerasan yang mengakibatkan kematian terkait pelanggaran kode etik dan proses hukum peradilan umum," katanya.


Baca juga: Polisi Dalami Keterlibatan Keluarga Passobis Penipu Perwira Polda Sulsel

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo berjani akan mengusut tuntas kejadian yang menewaskan Sugianto dan mengajak GAM untuk mengwal proses penyelidikan tersebut.


"Mari kita sama-sama kawal kasus ini dan tentunya sesuai prosedur apalagi Pihak keluarga Korban sudah melapor secara resmi di Mapolda Sulsel," ucap Ibrahim Tompo saat menerima perwakilan GAM.


Di waktu yang bersamaan pihak keluarga korban dengan didampingi kuasa hukumnya dari LBH Makassar Ridwan SH, juga melaporkan secara resmi atas kasus kematian Sugianto.


Darsil Yahya/CP/B

 

loading...