Skip to main content

Pengakuan Dewa: Bacok Wajah Perempuan Karena Keranjingan Narkoba dan Judi

IST
Pelaku Begal, Dewa Angga, remaja 19 tahun yang nekat membacok wajah perempuan di Hertasning demi Narkoba dan Judi Online. (IST)



KABAR.NEWS, Makassar - Dewa Angga, anak remaja yang masih berusia 19 tahun nekat melakukan pencurian dengan kekerasan modus jambret karena keranjingan main judi online, dan pesta narkotika jenis sabu-sabu.

Dewa yang juga telah beberapa kali menjalani proses hukuman di penjara ini kembali mengulangi perbuatannya dengan menjambret seorang wanita bernama Dian Hartono (28) di Jl Hertasning Baru, Senin (18/6/2018) subuh. Akibatnya, kurang dari 24 jam, ia pun diringkus aparat kepolisian di Jl. Emmi Saelan Kota Makassar.

Kasatgum Gakkum Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika mengatakan, pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama dan telah lima kali di penjara. Ia pun terakhir keluar dari penjara pada bulan Oktober 2017 kemarin.

"Dia telah lima kali menjalani hukuman penjara dan terakhir bebas pada bulan 10 tahun 2017," kata Diari.

Lanjut Diari, pada saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka di rumah rekannya tersebut.


BACA JUGA:


Petugas berhasil menemukan barang bukti berupa handphone korban dan senjata tajam serta sabu-sabu bersama alat hisapnya.

"Habis melakukan begal dia kumpul di rumah temannya kemudian dipakai buat sabu-sabu dan judi online," terangnya.

Dalam melakukan aksinya, kata Diari, pelaku tidak sendiri, melainkan ia bersama rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran. Meski demikian, pelaku ini merupakan eksekutor yang melakukan pembacokan.

"Tersangka merupakan pelaku utama atau eksekutor yang melakukan pemarangan terhadap korbannya," tambahnya.

Sebelumnya, aksi brutal pelaku kejahatan jalanan (Begal) terjadi di Jalan Hertasning Baru dan korbannya bernama Dian Hartono (28). Dia dibegal sesaat setelah dirinya turun dari Bus yang baru saja tiba di Kota Daeng dari Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

IST
Dian Hartono, korban begal Dewa Angga di Jl. Hertasning.

Peristiwa ini, membuat korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka-luka di wajahnya setelah mempertahankan tasnya saat dirampas oleh pelaku yang diduga berjumlah dua orang.

"Korban mengalami luka sabetan diduga senjata tajam pada bagian kening dan hidung korban," kata Kapolsek Rappocini Kompol Edhy.

Pasca insiden tersebut kata Edhy, keluarga korban telah melapor ke Polsek Rappocini, sementara itu korban sempat dirawat di Rumah Sakit Grestelina Makassar. 

"Keluarga korban sudah melapor tadi pagi. Sementara korban sendiri saat ini sudah berada di rumahnya, setelah menjalani perawatan medis," kata Edhy. 

 

 

  • Lodi Aprianto