Skip to main content

Oknum Polisi Diduga Dalangi Kasus Pembuangan Bayi di Kajang Bulukumba

Oknum Polisi Diduga Dalangi Kasus Pembuangan Bayi di Kajang Bulukumba
Ilustrasi penemuan bayi. (Internet)

KABAR.NEWS, Bulukumba - Kasus pembuangan bayi di jembatan Raowa, Desa Sapanang, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu kembali mengungkap sebuah fakta baru.


Seorang oknum anggota Polsek Kajang diduga terlibat dalam kasus itu. Dia adalah HK. HK diduga meminta tersangka SY untuk mengaku sebagai ayah kandung dari bayi yang dibuang di jembatan tersebut.


Baca juga: Polres Bulukumba Tetapkan 2 Tersangka Kasus Pembuangan Bayi


Dari penuturan seorang keluarga dari tersangka NI yang tak ingin disebutkan identitasnya, mengaku dirinya sempat bertemu dengan SY (50) di ruang tahanan Polres Bulukumba beberapa hari lalu.


"Saya sempat besuk SY di tahanan Polres, saya tanya jika betul itu adalah anakmu dan membuangnya. Tetapi SY mengatakan dirinya tak ingin dipenjara karena bukan dia pelakunya," ucap warga Kajang tersebut kepada KABAR.NEWS via telpon, Rabu (29/1/2020).


Ia pun meminta agar Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bulukumba melakukan penyidikan genetik atau tes DNA.


"Karena SY mengakui jika bukan dirinya menghamili keponakan saya NI," jelasnya. Kendati demikian, HK juga disebut melakukan tekanan tehadap SY sebelum dia diamankan anggota Polsek Kajang dan Satreskrim Polres Bulukumba.


"SY sempat bilang sama saya jika dia mendapat tekanan, karena ditangkap banyak orang waktu itu," sebutnya.  Selain itu, SY kata dia, sempat dijanjikan uang tunai oleh HK sebesar Rp25 juta. Agar mengakui perbuatannya tersebut.


Terpisah, Kanit Unit PPA Satreskrim Polres Bulukumba, Ipda Muhammad Ali membantah terkait keterlibatan salah satu oknum anggota Polsek Kajang.


Baca juga: Lagi, Korban Mengaku Diculik OTK Untuk Cari Perhatian Orang Tua


"Ini hanya asumsi, tidak ada fakta terkait itu. Dan ini harus kami klarifikasi baik-baik," kata Ipda Muhammad Ali saat dikonfirmasi sesaat lalu.


Menurut Muhammad Ali, sejak awal kasus ini terungkap, ada yang tidak yakin terkait penetapan tersangka. Bahkan pihaknya memberikan kesempatan untuk menanyakan langsung ke ibu bayi tersebut.


"Sudah kita berikan kesempatan bagi keluarga untuk menanyakan itu sempat ada fakta lain, tapi sampai saat ini pengakuan tetap sama dengan hasil pemeriksaan," jelasnya.


Polres Bulukumba mengimbau pihak-pihak tertentu tidak menyebar hoaks terkait kasus pembuangan bayi di jembatan Raowa agar tidak terjadi bias yang berujung fitnah.


"Sekarang kami sementara fokus melengkapi berkas perkara ketiga tersangka dalam pasal pembuangan bayi," tandasnya.


Penulis: Afri/A

 

loading...