Skip to main content

Nurdin Abdullah: Film Anak Muda Palsu Ajarkan Pentingnya Persahabatan

Film Anak Muda Palsu di Mata Nurdin Abdullah: Arti Persahabatan dan
Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah saat hadir menyaksikan tayang perdana film Anak Muda Palsu di Studio 21 Mall Panakkukang Makassar, Kamis (4/7/2019). (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar -  Tayang perdana pada Kamis (4/7/2019) film "Anak Muda Palsu" garapan sineas Makassar cukup mengundang gelak tawwa ratusan penonton termasuk Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah yang hadir di Studio 21 Mal Panakukkang Makassar.

 

Nurdin hadir menyaksikan gala primer bersama Istri dan  keluarga. Nurdin sangat mengapresiasi hadirnya film "Anak Muda Palsu" garapan sineas asli Sulsel. Dia berpendapat, perkembangan film di Sulsel sangat berkembang. 

 

"Industri perfilman sangat berkembang di Sulsel, kita tidak kalah dengan industri film di Pulau Jawa, saya beri jempol buat para kru dan pemain," ujar Nurdin Abdullah usai menonton film Anak Muda Palsu.
 


Nurdin Abdullah menambahkan bahwa dirinya ingin melihat film ini diputar di daerah-daerah yang banyak perantau asli Sulawesi Selatan. 


"Saya mau film Anak Muda Palsu ini diputar di daerah lainnya yang banyak perantau Sulsel. Karena dialegnya yang khas. Semoga akan lahir lagi film lainnya produksi anak Makassar karena dapat mengangkat budaya Sulsel dan menjadi penyemangat bagi anak-anak muda yang lainnya," katanya.


Setelah menonton film Anak Muda Palsu, Nurdin Abdullah mengatakan film ini memberi arti bahwa persahabatan itu sangat penting.

 

"Persahabatan sangat kuat dalam film ini, di mana abu adalah seorang yang berada tapi mau berteman dengan ketiga temannya yang kurang mampu," tandas Nurdin Abdullah.


Film Anak Muda Palsu mengangkat kisah tentang persahabatan empat mahasiswa yang berjuang menyelesaikan studi mereka. Dibintangi komedian dan selebgram asal Makassar, Tumming dan Abu.


  • Irvan Abdullah