Skip to main content

Ngopi di Warkop Sija Borong Makassar Bisa Bayar Seikhlasnya

Ngopi di Warkop Sija Borong Makassar Bisa Bayar Seikhlasnya
Pengungjung Warkop Sija Borong Makassar yang sedang menikmati kopi, Selasa (7//7/2020). (KABAR.NEWS/Darsil Yahya)

KABAR.NEWS, Makassar - Saat ini minum kopi atau ngopi bukan hanya sekadar kebutuhan belaka, melainkan telah menjadi gaya hidup di kalangan masyarakat Indonesia. Tren ngopi di masa sekarang tak hanya dilakukan oleh kaum adam namun juga telah menyasar kaum perempuan.


Maka tak heran, banyak kedai kopi atau warung kopi (Warkop) yang bermunculan saat ini. Khusus di Kota Makassar, tempat untuk ngopi telah menjamur. Sehingga hampir disetiap sudut dan wilayah di Kota Daeng  tak sulit rasanya menemukan tempat tersebut.


Baca juga: 4 Alasan Kenapa Perempuan Harus Minum Kopi

Di antara banyaknya warkop di Makassar, ada satu tempat ngopi yang menyuguhkan konsep unik. Dimana para pelanggan datang hanya membayar minuman seikhlasnya saja.


Proses pembayaranpun tidak dilakukan melalui kasir, melainkan pengungjung diarahkan ke sebuh kotak (amal) bertuliskan "Bayar Seikhlasta" yang berada di tengah area warkop. Tempat ngopi tersebut bernama Warkop Sija yang terletak di Jalan Borong Raya Baru, Kecamatan Manggala, Makassar.


Owner Warkop Sija Borong, Zaldy Darmawan, mengatakan membuat konsep bayar seikhlas karena mengikuti ke syariah dan muamalat dalam agama Islam.


"Kita itukan tidak boleh berdagang tidak jelas dalam arti saya tidak menjual tidak menyampaikan harga. Sedangkan diawal itu pada saat saya buka ini saya belum siap dengan daftar menu karena saya masih belajar membuka usaha," ucap Zaldy Darmawan kepada KABAR.NEWS, Selasa (7/7/2020).


"Sehingga konsep bayar seikhlasnya karena saya mau belajar melayani, belajar membuat kopi," sambungnya.


Pria 47 tahun ini juga menyatakan pelanggan yang datang dan minum di tempatnya tetap membayar seikhlasnya berapapun yang ia pesan.


"Yang tidak boleh itu yang tidak bayar. Akadnya di sini itu bayar seikhlasnya. Anda datang pesan 7 minuman anda bayar 2 ribu rupiah anda ikhlas Insya Allah, Allah yang selesaikan suatu saat. Jadi kami tidak batasi orang hanya pesan sekian minuman," tegasnya.


Meski menyediakan makanan. Namun konsep bayar seikhlasnya ini hanya berlaku untuk semua jenis minuman saja. Sebab ia mengaku makanan yang ada di Warkopnya hanyalah titipan dari orang lain.


"Jadi yang bayar seikhlasnya itu hanya minuman saja kalau makanan tidak karena bukan kami yang buat. Orang lain yang menitipkan dagangannya di tempat kami," tuturnya.


Meski tempatnya menerapkan konsep bayar seikhlasnya, pria yang sebelumnya berprofesi sebagai kontraktor ini mengaku tidak menyediakan fasilitas internet (Wi-Fi) di warkopnya. Alasannya, warkop akan lebih kelihatan meriah tanpa Wi-Fi.


Baca juga: Kedai 27, Tawarkan Mie Instan Berkuah Susu dan Keju, Berani Coba?

"Saya tidak mau ada orang yang duduk berlima, semuanya pegang Hp dan diam-diaman karena sibuk dengan Hpnya masing-masing. Jadi di sini (Warkop Sija Borong) tempat kita bersosial bukan bersosial media. Sebab saya senang kalau ada yang ribut (meriah), main kartu, cerita-cerita. Jadi enak kelihatannya dan membuat kita ceria juga," tandasnya.


Sementara, salah seorang pengunjung Warkop, Muhammad Syakir mengatakan dirinya sering nongkrong di Warkop Sija Borong, selain tertarik dengan konsep bayar seikhlasnya. Ia juga senang dengan suasana di warkop yang baru dibuka 3 bulan lalu tersebut.


"Saya suka ngopi di sini karena kalau sudah minum kita cuman bayar seikhlasnya saja baru tempatnya juga bagus. Walaupun tidak ada Wifi-nya," pungkasnya.


Warkop yang mulai buka pukul 6.30 hingga 12.00 Wita ini juga menerapkan protokol kesehatan yakni, physical distancing dan menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer bagi para pengungjung.


Penulis: Darsil Yahya/A

 

Flower

 

loading...