Skip to main content

Kubu Jokowi Ma'ruf di Sulsel Disarankan Efektifkan Gerakan NH

IYL Dukung Prabowo, Kubu Jokowi Maruf Disarankan Maksimalkan Jaringan NH
Direktur Nurani Strategic Consultant, Nurmal Idrus. (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)

KABAR.NEWS, Makassar - Mantan Bupati Gowa dua periode, Ichsan Yasin Limpo (IYL) secara gamblang menyatakan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.


Baca juga: Pasca Debat Pilpres, Erick Horas: Kami Semakin Yakin Kemenangan Prabowo - Sandiaga

 

Menanggapi hal itu, Direktur Nurani Strategic Consultant, Nurmal Idrus, menyarankan kubu Capres Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi Ma'ruf) untuk mengefektifkan gerakan mantan calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid. 


Menurut Nurmal, keputusan IYL makin menguatkan posisi elektoral Prabowo-Sandi di Sulsel karena sebelumnya calon gubernur lainnya yaitu Agus Arifin Nu'mang  juga telah bergabung dengan Prabowo Sandi. 


"Untuk mengimbanginya maka kubu Jokowi Maruf bisa mengimbanginya dengan mengefektifkan jaringan mantan calon gubernur Nurdin Halid. Saya pikir ini tak sulit karena NH memang sudah di kubu pasangan petahana ini," ujar Nurmal, melalui keterangan tertulisnya kepada KABAR.NEWS, Sabtu (19/1/2019).


Jika mampu membangkitkan jaringan NH, kata Nurmal, maka ada dua keuntungan yang diperoleh Jokowi Maruf. "Pertama, dia punya jaringan dan basis dukungan yang gampang terbaca di pilgub lalu yang masih mungkin ia gerakkan," kata Nurmal. 


"Kedua, NH masih Ketua Golkar Sulsel yang tentu saja masih mengendalikan infrastruktur parpol yang menjadi pemenang di Sulsel," katanya. 


Dengan mengefektifkan NH, maka potensi 1.162.000 suara yang diperoleh NH di pilgub bisa dikembalikan mesti tak keseluruhannya.

 

"Ini untuk mengimbangi basis dukungan IYL dan AAN yang mungkin saja ikut pada pilihan keduanya," ujarnya. 


Baca juga: Pasca Debat Capres, Dua Kubu Tim Pemangan di Sulsel Saling Klaim Unggul

Selama ini, Nurmal melihat kubu Jokowi Maruf belum mengefektifkan basis dukungan NH ini. "Padahal ini potensi apalagi jika digabungkan dengan kekuatan Nurdin Abdullah yang menjadi pemenang di Pilgub lalu," tandas Nurmal Idrus.