Skip to main content

Kronologi Penemuan Mayat di Bontoala Makassar

Kronologi Penemuan Mayat di Bontoala Makassar
Polisi saat mengevakuasi jenazah David Allan Mahandika di Bontoala, Makassar, Selasa (14/1/2020).

KABAR.NEWS, Makassar - Jasad David Allan Mahandika ditemukan dalam keadaan terlentang di atas tempat tidur, lantai 3 kamar 17 di Indekost Ujung Jalan Ujung, Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, Makassar, Selasa (14/1/2020) sekira pukul 13.00 Wita.


Jenazah pria berumur 28 tahun itu pertama kali ditemukan oleh Irsan (33) pelajar PIP Makassar yang juga merupakan penghuni Kost Ujung. Saat itu Irsan baru sampai di kostnya setelah dari kampusnya.


Baca juga: Mencuri, Wanita 'Open BO' MiChat di Makassar Ditangkap Polisi

Tiba di kost, Irsan langsung mengganti pakaian lalu makan siang, tidak lama kemudian ia mencium bau tidak sedap. Karena penasaran, ia kemudian mencari sumber bau tersebut.


Bau tersebut semakin menyengat saat berada di lantai 3. Setelah berjalan di setiap kamar langkahnya terhenti ketika lewat di depan pintu kamar 17, Ia pun melihat pintu kamar 17 sudah dalam keadaan terbuka.


Saat melihat masuk dalam kamar, Irsan kaget karena melihat seseorang tergeletak tidak mengenakan baju dan mencium bau menyengat, ia pun berteriak bahwa ada orang meninggal di lantai 3 kamar 17.


Menerima laporan adanya penemuan mayat, pihak Kepolsian Sektor (Polsek) Bontoala dipimpin Kepala Polsek (Kapolsek), Kompol Andriyani Lilikay, langsung mendatangi TKP dan langsung melakukan evakuasi.


"Yah, kami menerima laporan adanya penemuan mayat dan langsung ke TKP bersama beberapa anggota yang piket," kata Kompol Andriyani Lilikay, melalui keterangan tertulisnya.


Baca juga: Terduga Residivis Pencurian di Makassar Tewas Ditembak Polisi

Sekitar pukul 15.00 Wita, Tim Dokpol Forensik Rumah Sakit Bhayangkara tiba di TKP dan langsung melakukan pengecekan jenazah. Tim Inafis juga sudah melakukan pemotretan dan pengambilan sidik jari jenazah.


Setelah proses identifikasi sudah rampung, mayat langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Sejauh ini, belum diketahui pasti penyebab kematian korban. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.


Penulis : Darsil Yahya/CP/B

 

loading...