Skip to main content

Jaksa Tolak Penangguhan Jen Tang, Nyatakan Berkas Perkara Telah Rampung

jeng tang
Tersangka penyewaan tanah negara, Jen Tang. (Kabar.News/Darsil)

KABAR.NEWS, Makassar - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, telah merampungkan berkas penyidikan Soedirjo Aliman alias Jen Tang, tersangka kasus dugaan korupsi sewa tanah negara di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar pada tahun 2015 lalu.


Perkara tersebut dianggap telah memenuhi syarat untuk segera dilimpahkan ke JPU untuk di sidangkan. Diketahui kasus ini sempat membuat penyidik kelimpungan lantaran Jen Tang sempat melarikan diri.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel, Andi Usama membenarkan jika berkas penyidikan kasus tersebut telah rampung.


"Iya memang benar, kalau berkas perkaranya sudah dirampungkan oleh penyidik," ujar Andi Usama, saat dikonfirmasi kemarin.


Penyidik, kata Andi Usama telah memenuhi dan melengkapi berkas penyidikan kasus tersebut termasuk syarat formil maupun syarat materil dalam, berkas perkara tersebut telah terpenuhi.


Baca juga: Breaking: Jen Tang Tiba di Kejati dan Langsung Diperiksa



Dengan terpenuhinya syarat tersebut di tahap pra penuntutan, maka berkas perkara tersebut selanjutnya akan diserahkan ke tahap penuntutan.


"Penyidik telah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke JPU. Untuk selanjutnya akan dilimpahkan ke pengadilan Tipikor," pungkasnya.


Hanya saja ia belum mengetahui, kapan perkara tersebut akan dilimpahkan ke pengadilan Tipikor untuk di sidangkan.


Dalam kasus ini sudah ada 32 orang saksi, yang telah di mintai keterangannya oleh penyidik. "Ada 28 orang saksi yang sudah dimintai keterangannya. Serta 4 orang saksi ahli," sebutnya.


Baca juga: Jen Tang Menghilang, Kinerja Kejati Sulsel Diragukan



Selain itu, penyidik juga memperpanjang masa penahanan Jen Tang, alasannya karena masa penahanan tahap I terhadap Jen Tang selama 20 hari telah habis. Selanjutnya, masa penahanannya diperpanjang selama 40 hari.


"Terkait permohonan penangguhan dan peralihan status tahanan yang diajukan pihak tersangka (Jen Tang) kepada penyidik. Permohonan yang diajukan tersebut ditolak," sambungnya.


Diketahui Jen Tang ditetapkan tersangka dalam kasus ini, lantaran disinyalir berperan dalam kegiatan sewa menyewa lahan  seluas 19,999 meter persegi di Kelurahan Buloa dengan nilai sewa diketahui sebesar Rp500 juta permeter.


•Andi Frandi/B

 

loading...