Skip to main content

Jabatan Jumras Digugat, KASN Minta Turun Dari Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel

Jabatan Jumras Digugat, KASN Minta Turun Dari Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel
Pelantikan Jumras sebagai Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi oleh Penjabat Gubernur Sulsel Sumarsono. (IST)

KABAR.NEWS,Makassar - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) temukan kecacatan prosedur administrasi soal pengangkatan Jumras sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, pada masa jabatan Penjabat (PJ) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono.

 


KASN melaporkan pengangkatan Jumras kala itu sebagai Kepala Biro Pembangunan menjadi Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, jelas menyalahi aturan, mengigat Jumras masih Eselon II/b. Padahal jabatan seorang Kepala Dinas diisi Eselon II/a.

 


Akibat temuan tersebut, Jumras pun direkomendasikan kembali ke jabatan lamanya Kepala Biro Pembangunan, dan jabatan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi dijabat sementara oleh sekretaris dinas (Sekdis) Nuraida.

 


Permainan Sumarsono pun terlihat jelas oleh KASN ketika awalnya mengangkat Jumras sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadis, diduga memuluskan diangkat jadi Kadis Defenitif. Padahal jabatan Kadis yang kosong harus diisi dengan cara membuka lelang jabatan.

 


"Memang benar jika proses pengisian jabatan itu cacat prosedur. BKD abaikan prosedur, ceritanya, ini ada yang adukan bahwa yang bersangkutan dari kepala biro ke kepala dinas, jadi itu promisi," ujar Komisioner Bidang Pengaduan dan Penyelidikan KASN, I Made Suwandi.

 


Lebih jauh Suwandi menjelaskan, jika melihat aturan pengangkatan untuk jabatan Eselon II-B ke jabatan Eselon II-A, merupakan promosi sehingga wajib melalui proses lelang terbuka. Beda kalau dari Kepala Biro ke Kepala Biro yang lain, tidak perlu seleksi terbuka cukup assessment.

 


"Kami dengan laporan itu kemudian merekomendasikan dikembalikan ke jabatan semula. Harus ditaati pak, karena ada aturan berikutnya, kalau gubernur tidak mau kami akan lapor ke Presiden melalui Kemeterian Dalam Negeri," tegasnya. 

 


Selain itu, KASN mengaku keluarnya rekomendasi melalui klarifikasi terhadap laporan yang diterima, dengan undang Sekprov Sulsel, Kepala BKD dan terlapor. Diketahui Jumras diangkat jadi Kadis per tanggal 30 Juli 2018, pada masa jabatan PJ Gubernur Sulsel Sumarsono.

 

 

  • Andi Khaerul