Skip to main content

Ini Sebab Adu Jotos Antara Atlet Pencak Silat Porkab Sinjai

Ini Sebab Adu Jotos Sesama Atlet Pencak Silat Porkab Sinjai
Kericuhan antara atlet Pencak Silat pada pertandingan Porkab Sinjai, Kamis (12/9/2019). (Tangkapan layar/YouTube)

KABAR.NEWS, Sinjai - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sinjai, Suhardiman angkat bicara terkait insiden adu jotos antara atlet cabang olahraga (Cabor) Pencak Silat pada Porkab di Gedung Sinjai Bersatu, Kamis  (12/9/2019).


Dalam insiden tersebut, kedua atlet pencak silat dari utusan dua kecematan ini saling baku hantam dan juga terjadi insiden saling lempar kursi plastik antara dua kubu.


BACA JUGA: Kuasai Stadion Andi Mattalatta, NA: Itu Perintah Undang-undang

Ketua KONI Sinjai, Suhardiman mengatakan, insiden yang terjadi pada laga finar cabor Pencak Silat tersebut terjadi berawal dari adanya kesalahan teknis pertandingan, sehingga memicu diskomunikasi yang berakibat perkelahian sulit dihindarkan.


"Akibat insiden tersebut, kemarin pertandingan untuk cabang olahraga pencak silat langsung dihentikan. Dan dilanjutkan hari ini, berkat inisiatif dari ketua umum penyelenggara Andi Jefrianto Asapa yang mempertemukan pihak yang terkait dalam insiden tersebut," ujar Suhardiman, di Sinjai, Jumat (13/9/2019).



Suhardiman bilang, sejumlah pihak yang melakukan pertemuan tersebut bersepakat damai dan menyelesaikan insiden adu jotos di arena Pencak Silat secara kekeluargaan.


BACA JUGA: Tapak Suci Sulsel Siapkan Atlet Berlaga Pada Kejuaraan Dunia di Solo
 

"Dalam kegiatan Porkab tahun ini kami mengajak semua pihak untuk sama-sama bersikap dewasa dan menjadikan kegiatan ini sebagai ajang bersilaturahmi serta memperkuat persatuan sesama atlet dan penggiat olahraga," ajaknya.


"Insiden seperti ini dalam sebuah pertandingan biasa terjadi. Karena dalam sebuah pertandingan harus ada yang menang dan kalah, namun kita harus tetap saling menghargai dan menjunjung tinggi sportivitas," tandasnya.\

 

Selaku Ketua KONI Sinjai, Suhardiman berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi para atlet dan berharap kejadian serupa tidak terulang.


  • Syarif/B

 

loading...