Skip to main content

Ini Motif di Balik Penikaman Ibu dan Anak di Barombong Makassar

Motif Harta Warisan di Balik Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Barombong
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo (kanan) saat mengunjungi lokasi kejadian di Barombong, Kota Makassar, Selasa (26/3/2019). 

KABAR.NEWS, Makassar - Kurang dari 24 jam, Polisi mengungkap dan meringkus Jumalang Sigollo (32), pelaku penikaman terhadap ibu dan anak, Mariana dan Rian sekaligus membakar rumah di Kampung Ujunga, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Selasa (26/3/2019).


Baca juga: Motif Harta Warisan di Balik Pembunuhan dan Pembakaran Rumah di Barombong

Dalam pengungkapan itu, peristiwa yang membuat Mariana meregang nyawa ditangan keponakannya itu sedikit demi sedikit mulai terungkap. Cekcok hingga penganiayaan ini ternyata karena dendam lama atau persoalan pembagian harta warisan dari kakek-neneknya terdahulu.


Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo membeberkan bahwa korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga. Dan pertengkaran yang berujung penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia ini bermula dari harta warisan.


"Persoalan lama dan masih dalam satu keluarga. Dan persoalan ini, pembagian harta warisan dari keluarga," ucap Wahyu Dwi Ariwibowo, sesaat lalu.


Dia membeberkan bahwa kasus harta warisan ini sebenarnya telah dibawa ke ranah hukum. Dan kasus inipun hampir saja, juga telah memasuki tahap akhir atau hampir final karena sudah sampai di Mahkamah Agung RI. "Kasus sengketa lahan ini sudah sampai di MA," terangnya.


a

Sementara itu, terkait aksi pembakaran terhadap rumah pelaku, menurut Wahyu, merupakan hal spontan. Karena warga di sekitar lokasi kejadian geram terhadap aksi pelaku yang melakukan pembunuhan dan melarikan diri. 


"Terkait rumah pelaku yang terbakar adalah spontanitas karena di kampung ini adalah hampir satu keluarga semua," pungkasnya.


Baca juga: Tersangka Pembunuhan Staf ASN UNM Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Pria pengguguran ini diamankan karena menikam korban Mariana (40), hingga meregang nyawa di lokasi kejadian. Dan tak hanya itu, pelaku juga tega menikam Rian, keponakannya sendiri yang tak lain adalah anak dari korban Mariana.

 

Beruntung saja, Rian yang mengalami luka di dadanya itu masih sempat di selamatkan mesti kritis di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar.


  • Lodi Aprianto

 

loading...