Skip to main content

Ini Makna Lebaran Bagi Pj Gubernur Sulsel Sumarsono

Son
Pj Gubernur Sulsel Sumarsono saat open house di rumah jabatan Gubernur.(IST)

KABAR.NEWS, Makassar- Lebaran Idul Fitri berarti kembali ke fitrah atau kembali suci. Setidaknya itu arti dan makna Lebaran bagi Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono. 


"Lebaran itu kembali ke Fitrah, setelah puasa tiga puluh hari merayakan kemenangan,  mengendalikan hawa nafsu karena selama puasa kita mengendalikan diri dari makan dan minum serta seterusnya," kata Soni Sumarsono. 


Ditambahkan Soni, lebaran juga berarti semangat baru dan kembali ke angka nol seperti bayi lahir tanpa dosa. Lebaran juga disebutnya merupakan waktu untuk bersilaturahmi dan berkumpul bersama keluarga. 


"Kita harus manfaatkan untuk silaturahmi dan bertemu bersama keluarga, ketemu orang tua dan saudara, Yang tak kalah penting, dari makna lebaran, adalah media untuk saling memaafkan," sebutnya. 


Usai bulan Ramadan ini, ia mengingatkan untuk tidak lagi kembali lagi pada tingkah laku yang tak terkendali. Puasa merupakan media melatih diri. Puasa juga untuk memperbaiki hubungan dengan tuhan dan sesama mahluk ciptaan tuhan. 


Disebutkan olehnya, saat ditemui di Gubernuran, Sabtu (9/6) bahwa Indonesia memiliki keunikan dalam bersilaturahmi, terutama saat lebaran. Sehingga momen silaturahmi terbesar di dunia, adalah ketika lebaran tiba. 


"Itulah di dunia silaturahmi yang besar itu ya Idul Fitri di Indonesia.  dan itu bagian dari budaya. Budaya ketemu dengan agama jadilah Idul Fitri yang meriah, jadi semua salam salaman mohon maaf lahir bathin," ucapnya. 


Dengan peranan sebagai pj gubernur Sulsel saat ini, Ia harus senantiasa bersilaturahmi dengan masyarakat Sulsel. 


"Harus bisa mengayomi dan seterusnya. Sehingga dua hari lebaran saya harus di sini," pungkasnya.


Andi Khaerul