Skip to main content

HUT Ke-413, Gubernur Sulsel Beri Bantuan Sarana Transportasi Laut Kepada Kabupaten Selayar 

HUT Ke-413, Gubernur Sulsel Beri Bantuan Sarana Transportasi Laut Kepada Kabupaten Selayar 
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) saat memberikan secara simbolis bantuan berupa Kapal Feri kepada Bupati Selaya. (KABAR.NEWS/Erwin Mappiara)

KABAR.NEWS,Selayar - Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah (NA) menghadiri Hari Jadi Kepulauan Selayar ke-413 yang jatuh pada tanggal 29 November 2018 di di Lapangan Pemuda Benteng Selayar, Kamis (29/11) kemarin.

 

Di hari istimewa daerah yang dijuluki Tanadoang ini, NA memberikan kado istimewa yakni hadiah sebuah kapal feri.

 

Kapal feri ini diharapkan untuk permasalahan transportasi dan konektifitas laut di Kabupaten Selayar. Gubernur Sulawesi Selatan menyerahkan secara simbolis kapal Fery kepada Bupati Kepulauan Selayar, pemberian ini disambut gembira oleh seluruh masyarakat Kepulauan Selayar yang hadir.

 

Mantan Bupati Kabupaten Bantaeng ini berharap kegiatan HUT ini sekaligus menjadi momentum kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Selayar.

 

"Gubernur akan mendukung dan mendorong percepatan pembangunan selayar. Janji saya adalah untuk mewujudkan ini semua," kata Nurdin Abdullah.

 

Serta dalam rangka mewujudkan terwujudnya program-program strategis. Maka Selayar perlu membangun sinergi yang baik dengan Pemerintah Pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Dia pun berkomitmen untuk mendorong pemenuhan hal tersebut dengan berkantor di Selayar.

 

Hal yang dibutuhkan oleh Selayar adalah kebutuhan jaringan listrik dan air bersih yang memandai, ini untuk mendukung investasi yang ada, karena Selayar memiliki potensi yang besar dan perlu dukungan pemenuhan hal tersebut.

 

Imbuhnya, Selayar sebagai KEK (kawasan ekonomi khusus) di bidang pariwisata misalnya, jika tidak punyai listrik yang memadai, akan sulit mendapatkan investasi. "Selayar ini adalah mutiara di selatan, itu harus kita lakukan," sebutnya.

 

Sementara itu, Bupati Kepulauan Selayar Basli Ali memaparkan tiga program strategis yang sementara dijalankan. Diantaranya menjadikan Selayar sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, Menjadikan Selayar Sebagai Pusat Distribusi Logistik Indonesia Timur dan Menjadikan Selayar sebagai Kawasan Perikanan Terpadu.

 

Selain itu, program strategis yang ada, Selayar sebagai pusat pengkajian pendalaman dan pembinaan keagamaan. 

 

"Kondisi geografis dan permasalahan yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sebagai daerah Kepulauan yakni persoalan tranportasi dan konektifitas antar pulau," ujarnya.

 

Hadir dalam kegiatan ini Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia H.M Alwi Hamu, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rijal, para pejabat daerah dan beberapa tokoh masyarakat Selayar.

 

  • Erwin Mappiara

 

 

 

loading...