Skip to main content

Gas 3 Kg di Jeneponto Tembus Rp30 Ribu, Pemkab Diminta Turun Tangan

Tabung gas melon
Tabung gas elpiji 3 Kg. (KABARNEWS/AKBAR)


KABAR.NEWS. JENEPONTO - Tabung Gas Elpiji 3 Kg masih mengalami kelangkaan di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, termasuk di Kabupaten Jeneponto. Tak hanya itu, gas melon ini menjadi mahal harganya. 

 

Salah satu ibu rumah tangga di Kecamatan Tamalatea, Jumriani, mengatakan, saat ini harga tabung gas 3 Kg sudah relatif tinggi yakni, Rp 28.000  di pengecer.

 

"Harganya sekarang sudah Rp. 28 ribu di pengecer. Itupun sulit untuk ditemukan," kata Jumriani, Senin (16/09/2019).


Lihat juga: Warga Gowa Temukan 47 Proyektil Peluru Aktif dalam Kendi di Kebunnya


Menurutnya, gas melon itu selain mahal karena di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah juga tidak sesuai dengan Permen ESDM no 26 Tahun 2009 tentang penyaluran gas bersubsidi yang mengatur harga eceran tertinggi sebesar Rp15.500. 

 

"Saya sendiri berharap agar pemerintah Kabupaten Jeneponto menelusuri penyebab kelangkaan dan mahalnya gas ini," kata dia. 

 

Hal yang sama juga dirasakan ibu rumah tangga di Kecamatan Binamu, Risna. Ia mengaku kesulitan mendapatkan tabung gas 3 Kg, walau jarak rumahnya dengan Pasar Karisa cukup dekat.  

 

"Ada agen dekat Pasar Karisa. Tapi saya tetap sulit untuk mendapatkan gas. Belum lagi harganya yang cukup tinggi. Sekarang sudah tembus Rp30 ribu," katanya. 


Baca juga: Kejurda Futsal Piala Gubernur 2019, Makassar dan Parepare Amankan Gelar Juara


Salah satu warga di Kecamatan Turatea, Firman mengatakan, di wilayahnya tidak ada harga pasti untuk tabung melon. Selain harga, tabung melon juga sering mengalami kelangkaan. 

 

"Tidak ada yang pasti harganya, kadang Rp 20 ribu, Rp 27 ribu, bahkan pernah diangka Rp 30 ribu," ungkapnya. 

 

Saat ditanya mengenai langkah yang harus ditempuh Pemkab Jeneponto, Firman berharap Pemkab segera memerintahkan instansi terkait atau membentuk tim untuk menindaklanjuti kelangkaan dan mahalnya tabung melon. 

 

"Saya sendiri berharap Pemkab Jeneponto segera mengambil tindakan. Kenapa bisa langka seperti ini. Selain langka, tabung gas juga mahal," kata dia. 


Akbar Razak/B

 

 

loading...