Skip to main content

Dibanding 3 Bacalon Lain, Appi Disebut Lebih Berpotensi Gagal Ikut Bertarung

Dibanding 3 Bacalon Lain, Appi Disebut Lebih Berpotensi Gagal Bertarung
Bakal calon wali kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi. (KABAR.NEWS/Irvan Abdullah)

KABAR.NEWS, Makassar - Dinamika politik di Kota Makassar semakin dinamis menjelang Pilwalkot 2020. Sejumlah bakal calon yang menguat telah mengantongi surat rekomendasi partai politik seperti, Moh Ramdhan Pomanto, Irman Yasin Limpo atau None dan politisi Golkar Syamsu Rizal atau Deng Ical.


Munafri Arifuddin yang pada Pilkada sebelumnya berstatus calon tunggal, hingga kini diketahui belum mendapat satu pun rekomendasi parpol. Fakta politik ini mengundang tanya, mampukah bos PSM Makassar tersebut melenggang ke arena pertarungan?


Baca juga: Pilwalkot Makassar Masuk Daftar Rawan Konflik Level Tertinggi


Pengamat politik kebangsaan, Doktor Arqam Azikin menilai Danny, Ical dan None sedikit memiliki peluang untuk ditetapkan sebagai calon oleh KPU ketimbang Appi sapaan Munafri Arifuddin yang belum mendapat surat apa-apa dari parpol.


"Mending Danny, None, dan Ical sudah dapat surat tugas dari partai, Appi ini yang belum ada sama sekali. Ini perlu dipertanyakan bisakah dia dapat, kok sampai sekarang belum dapat-dapat juga," ujar Arqam Azikin kepada KABAR.NEWS, di Makassar, Kamis kemarin.


Akademisi Universitas Muhammadiyah Makassar itu berpendapat, sebaiknya Appi tak sibuk menggodok calon 02 lantas mengesampingkan urusan rekomendasi parpol.


Baca juga: IAS Ingin Paketkan Ical-Appi, Begini Respon Keduanya


Dia menyarankan konsultan politik dari keponakan Jusuf Kalla tersebut seharusnya fokus melakukan kalkulasi usungan parpol hingga 20 persen atau minimal 10 kursi di DRPD Makassar, ketimbang sibuk mencari pasangan.


"Saya lihat Appi harus lebih konkrit bekerja politik. Jangan-jangan ini konsultannya yang ngajari salah ini, tidak ngerti tentang metode politik, kan bisa jadi pendampingnya yang salah arah kepada bakal calonnya," tandas Arqam.


Arqam Azikin
Arqam Azikin. (KABAR.NEWS/Andi Frandi)

Sementara Juru Bicara Appi yakni Fadli Noor mengklaim, sejumlah parpol telah mencapai tahap finalisasi untuk menerbitkan rekomendasi kepada Appi apabila telah menetapkan calon wakilnya.


Baca juga: None Enjoy Wacana Paket dengan Danny, Tapi "Dimarahi" Erwin Aksa


Fadli bilang, jagoannya tersebut terus berupaya meningkatkan elektabilitas dengan cara melakukan pertemuan bersama tokoh masyarakat untuk melangkah sebagai calon wali kota Makassar.


"Hingga Februari 2020 Appi telah melakukan serangkaian pertemuan dengan 3.000 tokoh masyarakat, 5.600 ketua RT/RW dan lebih dari 600 pengurus LPM/BKM se Kota Makassar. Semua yang dilakukan tersebut sebagai upaya awal menjadi calon wali kota, bukan calon wakil walikota," kata Fadli dalam keterangan tertulisnya, kemarin.


a
Pertemuan Appi dengan RT/RW se-Kota Makassar di gedung CCC. (IST)

Kendati demikian, Arqam melanjutkan, baik Danny, Ical maupun None belum dapat dipastikan ikut bertarung pada Pilwalkot sebab mereka tak ada satupun yang mencukupkan koalisi parpol hingga kini. Apalagi, parpol juga belum menerbitkan surat usungan berformat B1.KWK


"Kita tunggu saja partai apa yang mendukung siapa. Tiga ini kan sudah dapat surat tugas dari partai, belum rekomendasi karena ini masih diminta mencukupkan partai. Sebut saja Danny dari NasDem, None ada PAN dan Ical kemarin dapat dari PKB," katanya.


Baca juga: Pilwalkot Makassar Masuk Daftar Rawan Konflik Level Tertinggi


Oleh karena itu, Arqam menegaskan hingga saat ini belum ada kepastian siapa yang bakal bertarung sebagai calon wali kota Makassar. Berkaca pada fenoma Pilkada 2018, surat tugas parpol bisa "dibegal" bacalon lain seperti yang dialami Danny Pomanto.


"Namanya surat tugas kan bisa berubah, termasuk juga Danny juga tentu masih rawan ditinggal partai. Sekarang kandidat sama-sama berusaha bagaimana bisa dapat partai pengusung. Kalau saya sih belum ada kepastian politik untuk saat ini," tandasnya.

 

Diketahui, hingga saat ini masih ada delapan partai politik pemilik kursi di DPRD Makassar yang belum menerbitkan surat tugas atau rekomendasi kepada bakal calon wali kota Makassar.


Penulis: Andi Frandi

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kabar News (@kabarnews) on

 

Flower

 

loading...