Skip to main content

Diam-diam Penyidik Telah Limpahkan Kasus Oknum Polisi yang Nyabu di Hotel

Diam-diam Penyidik Telah Limpahkan Kasus Oknum Polisi yang Nyabu di Hotel
Tiga polisi saat kedapatan nyabu bersama seorang perempuan di Hotel Colonial Makassar beberapa waktu lalu. 

KABAR.NEWS, Makassar - Secara diam-diam, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel ternyata telah melimpahkan berkas perkara atau P21 ke kejaksaan, kasus oknum polisi bersama rekannya yang kedapatan berpesta narkoba jenis sabu bareng wanita cantik di Hotel Colonial, Kota Makassar.


Baca juga: Penilaian Polisi terhadap IYL Saat Diperiksa 11 Jam sebagai Saksi Kota Idaman

Direktur Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Hermawan mengatakan, pihaknya telah mengirim berkas perkara P21, kasus oknum polisi yang kedapatan berpesta sabu di Hotel Kolonial Makassar, ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.


"Jadi alhamdulillah, Kamis 14 Maret 2019, saya umumkan kita sudah kirim berkasnya ke Kejaksaan. Tahap pertama berkasnya atau P21" ucap Hermawan, Sabtu (16/3/2019).


Hermawan menjelaskan bahwa keempat pelaku yang kedapatan di dalam kamar hotel tersebut ditetapkan sebagai tersangka. Antara lain, Brigpol HE (35) anggota Sabhara Polda Sulsel, Brigpol SA (37) anggota BKO SDM Polda Sulsel, Brigpol RU (33) anggota Den A Brimobda Polda Sulsel dan seorang wanita bernama Asriani (29).


Mereka nantinya terlebih dahulu akan menjalani proses pidana. Dan jika proses pidana telah dijalani, maka nasibnya di kepolisian pun ditentukan dengan sanksi kode etik atau hukuman disiplin di instansi kepolisian. 


"Nanti ditahan dulu (pidana), baru ke kode etik. Dan rata-rata sih dipecat kalau kasus narkoba," terangnya.


Atas perbuatannya, Herianto, Asriani, dan Ruslan dijerat dengan pasal 112 ayat 1 atau 114 ayat 1 dengan ancaman hukuman  empat sampai 12 tahun penjara. Sedangkan untuk tersangka Sri Amar di jerat dengan pasal Pasal 134 ayat 1 dengan hukum 6 bulan penjara.


Baca juga: Kejati Sulsel Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Kasus Dugaan Korupsi Irigasi di Bulukumba

Sebelumnya, pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi masyarakat bahwa di lokasi kejadian terjadi penyalahgunaan narkoba. Sehingga polisi langsung bergerak cepat ke lokasi dan melakukan penggerebekan di kamar 701 dan berhasil meringkus para pelaku saat sedang berpesta sabu-sabu bersama seorang wanita di kamar hotel.


Pada saat dilakukan penggeledahan di lokasi kejadian, anggota Ditnarkoba Polda Sulsel berhasil menemukan barang bukti berupa satu sachet sabu berisi 0.46gram, dua sachet kosong, pirex, bong, senjata api revolver dengan enam butir amunisi, lima handphone, dan uang tunai Rp 3,8 Juta.


  • Lodi Aprianto