Skip to main content

Calon Mertuanya Dianiaya, Aldi Tebas Tangan Nyauk Dengan Samurai

Aldi samurai
Pelaku (Aldi) saat diamankan di Mapolsek Panakukkang. (IST)

KABAR.NEWS, Makassar - Muhammad Rifaldi alias Aldi (20), terpaksa harus berurusan dengan polisi karena terlibat dalam penganiayaan. Buruh bangunan ini pun diamankan oleh Resmob Polsek Panakukkang di Jalan Kerajinan, Kelurahan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jum'at (26/4/2019) dini hari.

 

Pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban, Sugandar alias Nyauk (49), dengan cara menebasnya dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis samurai. Akibatnya, tangan korban sebelah kanan mengalami luka robek sehingga terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Faisal.

 

Kapolsek Panakukkang Kompol Ananda Fauzi Harahap, mengatakan, pihaknya telah mengamankan seorang pemuda karena melakukan penganiayaan di Jalan Serka Munir, Kota Makassar.

 

"Adanya informasi penganiayaan tersebut, anggota Resmob langsung ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Dan pelaku pun berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di rumah omnya," kata Ananda, Jumat (26/4/2019).

 

Ananda menerangkan bahwa pada saat dilakukan penangkapan, terdapat kendala yaitu pelaku berusaha untuk kabur dengan melewati jendela kamar lantai dua rumah tersebut. 

 

Namun, aksinya ini pun terdengar oleh anggota Resmob sehingga, langsung diberikan tembakan peringatan ke udara tiga kali, yang membuat nyali pelaku untuk kabur akhirnya terhenti. Dan saat itu juga pelaku langsung diamankan.

 

"Saat anggota mencoba mengetuk pintu rumahnya (tempat persembunyian pelaku), namun pemilik rumah tidak membuka pintu rumahnya. Malahan, pelaku berusaha kabur melalui jendela kamar, tapi anggota tidak lengah sehingga pelaku pun berhasil diamankan," tambahnya.

 

Di hadapan polisi, Muhammad Rifaldi alias Aldi mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menebasnya menggunakan samurai. Hal itu dilakukan, karena pelaku kesal terhadap korban yang juga telah menganiaya calon mertuanya.

 

"Pelaku bersama barang bukti samurai yang digunakan telah diamankan di Mapolsek Panakukkang untuk dilakukan pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.


Lodi Aprianto

 

loading...