Skip to main content

Cakada Terlibat Korupsi, Yusril Ihza Mahendra: Semua dari Partai Besar 

Cakada Terlibat Korupsi, Yusril Ihza Mahendra: Semua dari Partai Besar 
Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra. (KABAR.NEWS/Arya Wicaksana)

KABAR.NEWS, Makassar - Tiga calon gubernur yang akan bertarung pada Pilkada serentak 2018, telah ditetapkan sebagai tersangka baik oleh kepolisian maupun oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

Masing-masing ketiganya adalah Cagub Sumatera Utara, Jopi Ramli Saragih dan Cagub Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus serta Cagub NTT, Marianus Sae.

Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra menilai bahwa cagub yang menjadi tersangka oleh KPK berasal dari sejumlah partai politik yang besar.

“Ini sudah hampir terjadi terhadap semua partai, kalau di Maluku Utara itu golkar, kalau di Sumut malah demokrat, jadi hampir kelihatan. PBB alhamdulillah sampai hari ini belum pernah ada yang diadili karena diduga korupsi,” ujar Yusril Ihza Mahendra, di Warkop Sija jalan Boulevard, Makassar, kemarin, Senin (19/3/2018).


Baca Juga:


Yusril berpendapat, status tersangka calon kepala daerah adalah sesuatu yang normal. Apalagi menurut dia, figur yang ditetapkan sebagai tersangka tidak berasal dari parpol tertentu.

“Tiga cagub ini tiga partai besar kena semua. Yah saya kira itu langkah yang benar. Kalau sudah cukup bukti kenapa tidak? Kenapa harus ditahan - tahan walaupun ada permintaan dari pak menteri polhukam untuk ditunda dulu, tapi penegakan hukum yah penegakan hukum,” tandas Mantan Menkumham ini.

  • Arya Wicaksana